Adham Somantrie

Blog. Design. Code. Digital. Brand.
And also a happy runner.

Xiaomi Wireless Game Controller

gadget game tutorial windows xiaomi
Published on 13 May 2017 19:10

Ketika beralih dari MacBook Pro ke ThinkPad, maka satu hal kecil yang perlu saya perhatikan adalah soal bermain game. Sebelumnya saya menggunakan Sony DualShock 3 yang mudah dipasangkan ke MacBook Pro. Namun, ketika pakai Windows 10, menggunakan DualShock 3 tak semudah itu. Alhasil, saat melepas MacBook Pro, saya turut melepas DualShock 3.

Dan kini untuk ThinkPad, saya mencari alternatif game controller lain. Solusi paling mudah dan gampang adalah menggunakan Xbox USB controller. Cukup tancapkan ke USB, selesai. Namun, karena ThinkPad X250 ini cukup irit jumlah port USB-nya (hanya ada 2) seperti halnya MacBook Pro, maka saya lagi-lagi akan memilih solusi nirkabel. Ya, alternatifnya adalah Xbox One S wireless controller. Namun ternyata harganya cukup tinggi (USD 60), apalagi mengingat saya tak terlalu intensif menggunakannya: paling hanya 3-5 jam seminggu. Alhasil, beralih ke alternatif yang lebih murah: Xiaomi Wireless Game Controller.

Read more...

5 Comments

Perlindungan Tambahan untuk Komputer

app produk windows
Published on 12 April 2017 18:52

Komputer dan ponsel menjadi salah satu pilar penting dalam kehidupan digital saat ini. Kita setiap hari menggunakan salah satu atau keduanya dengan intensitas yang semakin tinggi. Bahkan, hampir setiap data pribadi kita simpan di sana. Alhasil, kedua jenis perangkat ini memang harus dilindungi dengan baik. Apalagi, di era digital saat ini, penjahat pun semakin canggih, dan semakin "jahat".

Saya pribadi percaya kalau produsen komputer dan ponsel sudah mengetahui risiko ini. Para produsen, baik perangkat keras maupun perangkat lunak, sudah mempersiapkan yang terbaik yang bisa mereka lakukan, untuk kenyamanan dan juga keamanan para penggunanya. Di samping itu, sikap proaktif dari pengguna juga diperlukan untuk perlindungan yang lebih baik lagi. Mulai dari selalu berhati-hati jika mengakses internet, menjaga data pribadi dengan baik, hingga memberikan perlindungan tambahan seperti antivirus dan aplikasi penjaga keamanan.

Read more...

3 Comments

MiBook vs MacBook?

apple mac ultrabook windows xiaomi
Published on 1 August 2016 07:40

Banyak yang akhirnya membandingkan MiBook dengan MacBook, mulai dari penggunaan kata “Air”, casing berbahan alumunium, hingga filosofi produk Xiaomi yang disebut-sebut mengikuti jejak Apple (kecuali soal harganya). Mari kita bandingkan saja langsung antara MiBook dengan MacBook.

Saya akan membandingkan kedua MiBook ini dengan MacBook yang dirasa sejajar. MiBook Air 13 akan disandingkan dengan MacBook Air 13 inci (tidak dengan MacBook AIr 11 inci) dan MiBook Air 12 akan diadu dengan MacBook (12 inci). Pemilihan ini dilakukan terkait dengan ukurannya serta spesifikasi kelas prosesor yang digunakan.

Read more...

3 Comments

Post PC Era #3: Apa Kabar Wintel?

cloud intel post-pc ultrabook windows
Published on 21 September 2012 09:38

Nah, ketika komputasi awan sudah menggeser PC sebagai digital hub, Apple sudah punya iPhone dan iPad sebagai pengganti Mac di post-PC era. Lalu bagaimana dengan produsen perangkat keras dan lunak dari PC tradisional? Apakah mereka sudah siap?

Sekitar 2 dekade industri komputer pribadi dikuasai oleh "persekongkolan" Wintel: Windows dan Intel. Kebanyakan pengguna komputer pribadi (personal computer) pasti pernah mencicipi komputer dengan prosesor Intel dan sistem operasi Windows.

Read more...

0 Comments

Mengunakan WD My Passport Studio di Windows

external harddisk passport studio wd wdc windows
Published on 18 June 2011 09:21

Sebelumnya saya pernah membahas mengenai produk WD My Passport Studio, harddisk eksternal yang didesain untuk Mac. Kali ini saya ingin berbagi pengalaman menggunakan produk ini di platform berbasis Windows.

Produk ini memang ditujukan untuk digunakan pada Mac, sehingga ketika pertama kali dikeluarkan dari kemasannya harddisk ini sudah memiliki partisi dengan format HFS+. Untuk digunakan di PC berbasis Windows, tentunya format HFS+ ini tidak dapat dibaca tanpa adanya perangkat lunak tambahan seperti MacDrive. Untuk itu, saya harus mengubah format partisinya menjadi FAT32 atau NTFS.

Untuk melakukan itu, dapat digunakan aplikasi Disk Utility yang sudah tersedia dalam Mac OS X. Namun, perlu diketahui bahwa proses ini akan menghilangkan data yang sudah ada di dalam harddisk. Sehingga Anda perlu melakukan back-up data sebelumnya.

Read more...

7 Comments

Nokia Windows Phone 7

nokia phone windows
Published on 14 February 2011 08:48

Nokia E72 Beberapa hari belakangan ramai dengan isu seputar Nokia yang memutuskan akan menggunakan platform Windows Phone 7. Ini tentu tidak lepas dari keterlibatan CEO baru Nokia, Stephen Elop, yang sebelumnya menduduki kursi eksekutif di Microsoft.

Nokia pernah merajai pasar ponsel hampir di setiap segmen, mulai dari segmen dasar hingga segmen atas. Ingat Nokia 3210? 3310? Communicator Series? Sepertinya Nokia E71 dan E90 adalah kacang goreng terakhir dari Nokia sebelum tergerus oleh BlackBerry dari perkebunan Reseach In Motion (RIM). Apalagi ketika pasar memanen iPhone dari perkebunan Apple. Belum lagi serangan Android dari beberapa manufaktur besar, termasuk Samsung yang belakangan sangat agresif meluncurkan ponsel-ponsel cerdas. Sementara untuk urusan ponsel yang kurang cerdas namun ekonomis, terjangan ponsel asal Cina juga memukul kuat Nokia.

Nokia adalah pembuat ponsel yang cukup berkualitas, namun saya tidak melihat keunggulan Nokia selain dari sisi kualitas dan spesifikasi perangkat kerasnya. BlackBerry tentunya memiliki keunggulan dari layanan push serta BIS dan BES. iPhone (iOS) memiliki keunggulan dari sisi aplikasi. Sementara Android selain memiliki koleksi aplikasi yang menarik, komunitas penggunanya juga potensial. Jajaran produk layanan Ovi dari Nokia tidak cukup.

Read more...

3 Comments

Ketika Pikun dan Kue-Kue Menghilang

browser cookies firefox tips trik windows xp
Published on 5 January 2011 12:58

Cookie Monster
Entah kenapa, beberapa hari ini Firefox saya tiba-tiba pikun parsial. Konfigurasi, tambahan (addons), penanda laman (bookmarks), sejarah (history), dan kata sandi (password) memang masih diingatnya, namun semua kue (cookies) hilang. Firefox saya tidak mampu menjaga kue-kue milik saya ketika aplikasi tersebut ditutup.

Kue-kue ini sangat penting bagi saya. Dengan adanya kue-kue ini, tentu saja saya tidak perlu melakukan proses otentifikasi ke situs-situs setiap saya memulai Firefox. Dengan kasus ini, pilihan "Ingat Saya" (remember me on this computer) di halaman otentifikasi situs menjadi sia-sia. Tidak bisa saya gunakan.

Konfigurasi Firefox sudah benar. Tidak ada yang salah. Telah diatur agar mengingat semua sejarah dan menyimpan kue-kue hingga basi dengan sendirinya.

Read more...

3 Comments

© 2003 - 2017 Adham Somantrie at Jakarta, Indonesia — the city that never sleep.
Built with Bootstrap, jQuery, FontAwesome, Isotope and Adobe Edge Web Fonts. Made on MacBook Pro.