Sejak saya mengimplementasikan Gravatar untuk komentator di blog saya ini, Tomfreakz (bukan nama sebenarnya ) selalu "kecewa" karena gravatar-nya tidak muncul, melainkan digantikan oleh gambar default. Apakah kekecewaannya sangat mendalam sekali hingga dia protes?

Dan saya pun mencoba menganalisa masalah ini. Apalagi beliau sudah mulai berprasangka buruk dengan menuduh saya memblokir gravatar khusus miliknya Untungnya dia menyebut-nyebut pihak ketiga, yakni Deniar, dimana Tom mengklaim bahwa gravatar-nya bisa muncul di blog-nya Deniar. Sehingga saya pun bisa melakukan uji banding.

Sebelum melakukan uji banding, tentunya saya harus mecurigai sistem saya sendiri. Apakah saya melakukan kesalahan dalam mengimplementasikan integrasi gravatar dengan mesin blog saya?

Namun ternyata tidak terjadi sesuatu yang salah dengan seluruh gravatar dari pengunjung, juga gravatar milik saya sendiri. Ya, kecuali milik Tomfreakz. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kesalahan adalah user-specific hanya pada Tomfreakz.

Situs Gravatar menggunakan alamat email untuk identifikasi para anggotanya. Kecurigaan berlanjut pada kemungkinan adanya perbedaan penulisan alamat email. Dan berbekal panduan implementasi Gravatar, penelusuran pun dilanjutkan.

Beberapa parameter yang digunakan untuk menampilkan gravatar adalah: Gravatar ID, rating, size, border, dan default image.

Untuk parameter Gravatar ID, parameter ini dibentuk dari alamat email yang dienkripsi menggunakan metode MD5. Untuk memeriksanya, saya mencoba memeriksa alamat email yang digunakan, apakah sudah benar atau belum. Dan ternyata alamat email yang digunakan adalah benar, tidak ada kesalahan dalam penulisan. Selanjutnya, diuji dengan melakukan proses enkripsi MD5 secara manual menggunakan Terminal.app

MacJaya:~ adhamsomantrie$ md5 -s [email protected]*stripped*.com
MD5 ("[email protected]*stripped*.com") = 75c54669e1332cc8dccb25ace24116bd

Dan ternyata, tidak ada perbedaan antara hasil dari webserver saya dan dari komputer saya.

Akhirnya, saya pun melakukan uji banding ke blognya Deniar. Mencari komentar yang dibuat oleh Tomfreakz, dan mencari gravatar-nya. Setelah ditemukan, saya coba untuk melihat alamat sumber dari gravatarnya tersebut. Dan, ternyata Gravatar ID-nya pun sama, tidak berbeda!

Berarti tidak ada kesalahan pada parameter Gravatar ID yang menyebabkan tidak munculnya gravatar Tomfreakz di blog saya ini.

Kecurigaan dilanjutkan ke parameter-parameter lainnya: rating, size, border, dan default image. Parameter size dan border hanyalah parameter yang mempengaruhi kosmetik, sehingga dapat diabaikan. Parameter default image adalah untuk mendefinisikan gravatar default jika ternyata alamat email tersebut tidak memiliki gravatar. Dan kecurigaan dapat difokuskan pada parameter rating.

Apalagi, ternyata rating yang saya gunakan di blog ini berbeda dengan yang digunakan pada blog Deniar. Sistem rating yang digunakan oleh Gravatar mirip dengan sistem rating film oleh MPAA, yakni G (General), PG (Parental Guide), R (Restricted), dan X (Not for public viewing, unrated). Saya menggunakan rating R sebagai rating tertinggi untuk gravatar. Sementara Deniar menggunakan rating X.

Dan tampaknya dapat diasumsikan bahwa Tomfreakz menggunakan gravatar yang diberi rating X oleh pihak Gravatar, sehingga gravatar-nya tidak dapat ditampilkan di blog saya. Dan ketika saya merubah rating yang diizinkan pada blog saya ke rating X, maka gravatar Tomfreakz pun dapat ditampilkan dengan baik.

Untuk saat ini, saya memutuskan untuk meningkatkan rating gravatar ke X. Tetapi untuk beberapa waktu ke depan, mungkin saya akan menurunkannya kembali ke R, atau lebih rendah.

Dan, kepada yang bersangkutan, sudah puas? sudah termunculkan gravatarnya kan? apakah benar avatar Anda memiliki rating X? jika benar, berarti Anda dapat merusak generasi muda. wakakakakaka