Fitbit kembali meluncurkan fitness smartwatch terbarunya, yakni Fitbit Versa 2. Memang awal tahun ini Fitbit sudah meluncurkan Versa Lite, versi lebih "ringan" dari Versa. Namun, Versa 2 ini lebih cocok sebagai penerus Fitbit Versa yang diluncurkan tahun 2018 lalu. Bentuk Fitbit Versa 2 pun tak jauh berbeda dengan pendahulunya, namun kini tampak lebih premium dengan penggunaan material logam alumunium.   Seperti produk Fitbit lainnya, Versa 2 ini menekankan pada fitur-fitur terkait kesehatan. Namun, lini Versa diperkaya dengan beberapa fitur yang membuatnya lebih mirip smartwatch, walau dengan rasa yang berbeda melalui FitbitOS. Lalu apa saja yang baru dan berbeda dalam Versa 2 ini?   Versa 2 mengusung layar AMOLED untuk memberikan kualitas layar yang lebih baik dibandingkan pendahulunya yang menggunakan layar LCD, dan juga berukuran sedikit lebih luas dengan mengurangi ukuran bezel, sehingga tidak menambah ukuran fisik. Selain itu, layar AMOLED ini juga dapat aktif terus menerus tanpa banyak mempengaruhi daya tahan baterai. Pengguna tidak perlu lagi menekan tombol atau mengangkat lengan untuk mengaktifkan layar. Navigasi Versa 2 mengandalkan layar sentuh dan juga satu tombol di sisi kiri seperti pada Versa Lite.   Sesuatu yang benar-benar baru pada Versa 2 adalah tersediaya mikrofon untuk mengakses Alexa, asisten digital dari Amazon. Ya, dengan Versa 2 Anda dapat berbicara dan memberikan perintah pada Alexa. Namun, karena ketiadaan speaker pada Versa 2, Anda tentunya tidak dapat mendengarkan jawaban dari Alexa atas perintah yang Anda berikan. Sayangnya, fitur ini tidak tersedia di semua negara, termasuk Indonesia. Ketersediaan mikrofon ini juga memungkinkan pengguna Versa 2 untuk menjawab pesan dengan menggunakan suara menggunakan teknologi voice to text.

  Daya tahan baterai pun menjadi lebih baik. Jika sebelumnya bisa bertahan hingga 4 hari, maka Versa 2 dapat bertahan hingga 5 hari: dengan catatan fitur "always-on display" tidak aktif.   Karena lini Versa adalah upaya Fitbit dalam memberikan "smartwatch", maka FitbitOS pada Versa 2 pun dapat dijejali aplikasi pihak ketiga misalnya Spotify atau Strava. Dengan Versa 2, Anda dapat mengendalikan musik Spotify dan juga Deezer. Fitur NFC pun kini tersedia pada semua Versa 2. Namun fitur Fitbit Pay memang belum bisa digunakan di Indonesia. Seperti halnya Versa dan Versa Lite, Versa 2 tidak dilengkapi dengan GPS terintegrasi. Namun Anda dapat menggunakan GPS pada ponsel jika menggunakan Versa 2 untuk mencatat rute saat berlari atau bersepeda.   Hal lain yang menarik adalah ketersediaan fitur wifi yang menungkinkan Versa 2 terhubung ke internet tanpa harus mengandalkan ponsel. Selain itu adanya sensor SpO2 untuk mengukur kejenuhan oksigen dalam darah memperkaya analisa kualitas istirahat.

  Urusan tali jam (strap), Versa 2 masih mengandalkan karet silikon klasik sebagai tali bawaannya. Khusus untuk Versa 2 Special Edition, ada tambahan tali berbahan tenun (woven). Di luar itu, Fitbit juga menyediakan aksesoris tali jam resmi dengan berbagai jenis. Mulai dari sport band berbahan karet silikon dengan pori-pori untuk memudahkan kulit "bernafas" saat berolahraga, lalu bahan tenun dengan aksen reflektif, hingga bahan kulit untuk tampil modis. Bahkan ada pula bahan tenun dengan tambahan relektor khusus RECCO yang memudahkan pencarian oleh tim SAR. Fitbit juga bekerja sama dengan desainer fashion Kim Shui untuk membuat tali jam Horween untuk Versa.

  Fitbit Versa 2 dibanderol seharga Rp3.799.000 dan tersedia dalam pilihan warna hitam berbalut carbon case, warna petal berbalut copper rose aluminium, serta warna stone berbalut mist grey case. Sementara Versa 2 Special Edition ditawarkan dengan harga Rp4.299.000 dan tersedia dalam pilihan warna navy dan pink dengan balutan copper rose aluminium, serta warna smoke berbalut mist grey case. Fitbit Versa 2 ini akan mulai tersedia di pasar Indonesia secara resmi pada 25 September 2019 mendatang.