Adham Somantrie

Blog. Design. Code. Digital. Brand.
And also a happy runner.

Ganti Ban Motor di Pro Ban

mio otomotif yamaha
Published on 14 August 2017 16:01

Dua tahun yang lalu saya mengganti ban Yamaha Mio J saya. Ban belakang dengan Zeneos ZN62 pada Agustus 2015, dan ban depan dengan Corsa Platinum ada September 2015. Keduanya saya ganti di Planet Ban cabang Condet. Memang jarak tempuh saya tak jauh, dalam dua tahun ini hanya menggelinding sekitar 11 ribu kilometer saja. Bahkan ban belakang masih tampak dalam keadaan baik. Namun, untuk ban depan, kondisinya sudah memprihatinkan.

Tak sekedar gundul, ban Corsa Platinum di bagian depan ini pun tak merata ausnya: hanya di bagian sebelah kanan. Memang saya cukup agresif menggunakan rem depan dibandingkan rem belakang. Namun ketidakseimbangan ini bisa berarti pula ada masalah pada motor saya: bisa karena beban yang tak seimbang, setang yang tak lurus, atau mungkin suspensi teleskopik depan yang sudah tak seimbang. Namun yang pasti, ban depan ini harus segera diganti.

Read more...

0 Comments

5 Tahun Yamaha Mio J: Saatnya Perawatan Besar!

mio otomotif yamaha
Published on 7 August 2017 10:44

Yamaha Mio J diluncurkan di awal tahun 2012, bertepatan saat saya hendak membeli sepeda motor. Tanpa pikir terlalu panjang, saya memilih bebek matic Yamaha yang mengusung teknologi injeksi ini. Walau ada sedikit penyesalan ketika STNK dan nomor polisi sudah terbit, tepat di depan kantor saya di Kawasan Mega Kuningan, Yamaha melakukan produksi iklan untuk Yamaha Soul GT. Tapi, sudahlah, hanya berbeda di tampilan luarnya saja. Isinya sama saja, bahkan jika dibandingkan Mio GT.

Memasuki tahun 2017, Yamaha Mio J saya berusia 5 tahun. Namun, memang selama 5 tahun ini tak banyak kerusakan yang terjadi. Hampir tak ada komponennya yang saya ganti kecuali fast moving parts seperti ban, lampu, kampas rem, dan sejenisnya. Bahkan per hari ini saja, odometernya belum genap 35.000 kilometer. Saya hanya pakai motor ini untuk pergi kerja ke kantor dan belanja sayur ke pasar saja.

Read more...

0 Comments

Peluncuran Perdana Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150

otomotif produk suzuki
Published on 25 November 2016 11:54

Motor berkapasitas 150cc tampaknya menjadi ceruk pasar yang ramai saat ini. Jika awalnya hanya diisi oleh kategori motor sport, kini kategori itu telah dijejali berbagai jenis: mulai dari bebek, ayam jago, hingga skuter otomatis. Namun serbuan itu tak mengurangi popularitas motor backbone sport dengan kapasitas 150 cc.

Dalam ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016 yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Suzuki memperkenalkan 2 motor sport 150 cc terbarunya, yakni Suzuki GSX-R150 dan Suzuki GSX-S150. Kedua motor ini diluncurkan untuk pertama kalinya pada 2 November 2016 di Indonesia dan juga merupakan yang pertama kalinya di dunia. Tentunya menjadi kebanggaan tersendiri karena Indonesia dipercaya sebagai Suzuki World Premier Event untuk peluncuran kedua motor anyar ini. Bisa dibilang, Indonesia merupakan pasar yang paling aktif dan agresif untuk sepeda motor beraroma sport kelas ringan.

Read more...

0 Comments

Mio Z 2016

mio otomotif yamaha
Published on 11 April 2016 01:28

Bisa dibilang kalau Yamaha Mio merupakan trend-setter untuk motor bebek matik di Indonesia. Walau Yamaha bukanlah yang pertama memperkenalkan skuter di Indonesia, pun Mio bukan produk skuter pertama Yamaha di Indonesia, Mio bertanggung jawab atas menurunnya market share motor bebek dan bahkan mengusung Yamaha untuk berkompetisi secara ketat dengan Honda yang selama ini menikmati posisi sebagai pemimpin pasar roda dua di Indonesia.

Sejak diperkenalkan pertama kali di Indonesia pada tahun 2003 dengan mengusung Bunga Citra Lestari (BCL) dan Tessa Kaunang (dan juga Ida Kusumah di kemudian hari) sebagai bintang iklannya, pamor Mio melejit dan populer di kalangan perempuan. Sepertinya Yamaha belajar dari kegagalan Nouvo yang menyasar para pemotor pria. Di masa itu, motor bebek apalagi tanpa kopling manual dirasa sangat tidak maskulin.

Read more...

1 Comments

INK Metro 2

helm otomotif produk
Published on 16 March 2016 10:11

Helm tentunya merupakan komponen yang cukup penting untuk pengguna sepeda motor. Bahasa kerennya, untuk para bikers. Helm yang saya gunakan saat ini, INK Centro Jet, sudah cukup lama menemani saya berkendara sejak tahun 2010. Sejak pertama kali membeli Centro Jet di tahun 2008, saya cukup puas. Tak heran kalau saat helm itu hilang di tahun 2010, saya membeli helm yang sama persis (termasuk ukuran dan warna). Bahkan tak lama, helm itu hilang lagi di parkiran BEC, dan di hari yang sama saya terpaksa membeli lagi helm yang identik. Belakangan, diketahui ternyata helm INK serta helm berwarna putih cukup populer sebagai target para maling helm di Bandung saat itu.

Ya, setelah 5 tahun penggunaan, walau masih layak pakai, helm disarankan untuk diganti. Tak hanya karena unsur kenyamanan, tapi juga unsur keselamatan (safety). Tapi ini menjadi bukti juga kalau kualitas helm INK cukup baik. Walau saya belum pernah mengalami kecelakaan saat berkendara, tak jarang helm ini terjatuh saat tak digunakan. Misalnya terjatuh dari meja, atau terjatuh saat diletakkan di atas motor saat parkir. Baik tempurung maupun kacanya tak pecah atau retak. Tapi tentunya bagian lain seperti busa (foam) walaupun bisa dicuci, kini sudah semakin kempes. Selain membuat kurang mantap saat mencengkeram kepala, juga gampang bergeser karena sudah mulai longgar.

Read more...

0 Comments

True Tone: Dari Ponsel ke Motor

otomotif
Published on 26 February 2016 23:32

Teknologi kamera baik untuk fotografi maupun video di ponsel berkembang cukup pesat. Bahkan bisa dibilang kalau perkembangannya lebih cepat daripada kamera yang sebenarnya. Mulai dari munculnya kamera tambahan untuk Ericsson T68 lalu diikuti oleh Nokia 7650. Hingga kini kamera di ponsel mampu memberikan hasil foto berkualitas setara kamera "beneran" dan juga mampu merekam video kualitas tinggi 4K. Bahkan, dilengkapi dengan penstabil gambar (Optical Image Stabilizer).

Tak melulu soal sensor kamera di ponsel, teknologi pencahayaan (flash) pun berkembang. Mulai dari yang awalnya tak ada pencahayaan, lalu muncul berbagai teknologi flash mulai dari Xenon hingga LED. Salah satu teknologi flash yang populer dalam beberapa tahun belakangan ini adalah Dual LED flash yang mengkombinasikan dua karakter warna cahaya biru (cool) dan kuning (warm). Teknologi yang biasa disebut True Tone Flash ini memberikan warna yang lebih alami dengan kombinasi dua warna. Tentunya hasil foto atau video juga tampak lebih alami.

Read more...

0 Comments

Yamaha Aerox 125 LC

mio otomotif yamaha
Published on 13 February 2016 23:21

Di awal 2016, Yamaha memperkenalkan lini produk barunya di tanah air: Yamaha Aerox 125 LC. Ada banyak hal baru di produk baru ini tentunya. Namun ternyata tak sedikit juga hal lama yang ditawarkan kembali dalam Aerox 125 LC. Yang menarik adalah Aerox 125LC diluncurkan beberapa waktu lalu di Indonesia untuk pertama kalinya di dunia. Indonesia tampaknya menjadi pasar yang sangat penting untuk Yamaha.

Aerox adalah nama untuk keluarga skuter dari Yamaha. Walau terdengar asing di Indonesia, nyatanya berbagai Aerox sudah lama menggelinding di luar negeri. Walaupun masih kategori skuter, Aerox tidak sama dengan platform keluarga Mio. Walau memang Yamaha Indonesia mulai melepas nama Mio untuk beberapa varian seperti Soul GT, GT125 dan X-Ride, tapi pada dasarnya masih menggunakan basis yang sama dengan Mio.

Read more...

0 Comments

Ganti Ban Motor di Planet Ban

mio otomotif
Published on 20 August 2015 10:08

Beberapa waktu yang lalu saya pergi ke salah satu bengkel Planet Ban di Condet untuk mengganti ban Yamaha Mio J. Ini bukan pertama kalinya saya datang ke Planet Ban. Ini kali kedua. Pertama kali saya ke Planet Ban di daerah Manggarai/Tambak sekitar akhir tahun 2013. Juga mengganti kedua ban Mio. Kali ini saya mengganti ban belakang saja, yang sudah sobek terkena ranjau sehingga terpaksa menggunakan ban dalam. Tak lagi tubeless.

Seperti yang sudah diharapkan, di Planet Ban banyak tersedia pilihan ban yang tersusun rapi dalam rak. Pun, disusun sesuai kategorisasi, mulai dari ukuran lingkar (motor sport, bebek, skuter), hingga berdasarkan jenis ban (tubeless, medium compound). Cukup memudahkan jika Anda masih belum punya pilihan ketika datang. Harga pun tercantum di rak untuk tiap jenis ban dan tiap ukurannya. Serasa di toko swalayan?

Read more...

8 Comments

Lampu Yamaha Mio J Putus Lagi. Mari Mencoba Philips M5.

mio otomotif philips yamaha
Published on 12 August 2014 13:40

Masih ingat soal lampu Yamaha Mio J yang suka putus kaya abege labil pacaran? Setelah kejadian mendadak blackout dan terpaksa mengganti bohlam dengan produk "murahan", akhirnya bohlam itu pun putus juga setelah 4.000 km (odometer 14.000-an km). Dan seperti biasa, masih ada lampu jauh untuk cadangan. Menariknya, walaupun ini bohlam "murahan", umurnya tidak jauh beda dengan bohlam standar resmi Yamaha. Harganya memang tidak jauh berbeda sih, Rp. 15.000, dibanding suku cadang resmi seharga Rp. 18.000.

Kali ini, saya coba untuk beralih ke produk suku cadang pihak ketiga dari produsen yang memiliki reputasi baik: Philips M5 BlueVision Moto (35W, 4000K). Harganya Rp. 35.000. Kurang lebih dua kali harga bohlam resmi. Belum ditambah ongkos kirim dan ongkos pasang.

Read more...

9 Comments

Yamaha YZF-R25

otomotif yamaha
Published on 21 November 2013 14:47

Bisa dibilang Yamaha YZF-R6 ini salah satu motor paling seksi dengan desain agresif dan kental dengan nuansa balap. Dibandingkan dengan YZF-R1 yang punya mesin 1000 cc Superbike pun, saya lebih suka R6 yang terkesan ramping. Faktor selera memang. Itu pun hanya dari tampilan, bukan dari pengalaman berkendara. Saya belum pernah mengendarai keduanya. Niat untuk beli pun belum berani karena harganya pasti mahal. Tentunya selain barang mewah, sudah pasti built up.

Read more...

2 Comments

Sepeda Motor Listrik

otomotif yamaha
Published on 16 November 2013 15:42

Sepeda motor listrik bukanlah hal yang baru tentunya. Dulu kita familiar dengan Betrix alias bebek elektrik yang sering digunakan oleh Aa Gym di masa jayanya. Tapi memang umumnya motor listrik ini masih dianggap hanya sekedar mengisi segmen-segmen motor kecil seperti halnya skuter ataupun Betrix tadi.

Dalam gelaran Tokyo Motor Show 2013, Yamaha memamerkan konsep motor listrik dalam bentuk motor sport dengan Yamaha PES1. Walaupun berwujud motor besar, tapi diklaim hanya berbobot 220 pon (99 kg) saja. Dengan baterai lithium sebagai penyimpan listrik dan mesin berbasis motor DC (arus searah) yang diletakkan sebagai pengganti tangki BBM dan mesin motor bakar. Tentunya tanpa knalpot.

Read more...

3 Comments

Lampu Yamaha Mio J Putus. Lagi.

mio otomotif yamaha
Published on 29 October 2013 11:14

Sebelumnya, saat odometer menunjukkan angka 3100-an km, bola lampu utama Mio J saya putus dan tentunya saya ganti dengan yang baru di bengkel resmi Yamaha saat servis rutin. Namun ternyata memang usianya tidak jauh berbeda. Saat odometer menunjukkan 7000-an kilometer (4000-an km jarak pakai sejak penggantian bohlam), lampu utama kembali mati. Putus.

Pada servis rutin berikutnya (7500-an km) saya minta penggantian bohlam lagi. Tapi sayangnya tidak bisa diakomodasi oleh bengkel resmi Yamaha karena stok lagi kosong. Alhasil, saya terpaksa menggunakan lampu jauh di siang maupun malam hari, karena peraturan yang mewajibkan sepeda motor untuk menghidupkan lampu di siang hari.

Read more...

4 Comments

Lampu Yamaha Mio J Sudah Putus

mio otomotif yamaha
Published on 5 October 2012 09:22

Belum ada setahun Yamaha meluncurkan bebek matik dengan teknologi injeksi bahan bakar, Mio J. Tak lama setelah peluncurannya, pada awal Maret 2012 saya membeli Yamaha Mio J CW edisi standar (bukan Mio J Teen). Dan sekarang, setelah sekitar 7 bulan setelah pembelian, lampu utama sudah putus (lampu dekat).

Padahal odometer masih menunjukkan angka 3.100-an kilometer. Penggunaan saya memang tidak banyak dan tidak jauh-jauh. Umumnya pengguna normal menjalani sekitar 10.000 kilometer dalam satu tahun. Apalagi untuk penggilas jalanan ibukota, bisa dua kali lipatnya.

Read more...

7 Comments

Pit Stop Infiniti Red Bull Racing F1

infiniti otomotif
Published on 24 July 2012 12:47

Tak bisa dipungkiri lagi, dengan kemajuan teknologi mekanis, elektrik, serta informasi dan komunikasi, banyak pekerjaan yang bisa dilakukan dengan lebih cepat. Dunia pun berputar lebih cepat, walau bukan secara harfiah. Kita bisa melakukan lebih banyak hal dalam 24 jam dibanding beberapa dekade yang lalu.

Yang membuat balapan F1 menarik selain teknologi yang digunakan adalah soal kecepatan. Baik itu kecepatan kendaraan, maupun kecepatan bekerja tim. Juga soal akurasi. Ketepatan sang pembalap dan juga strategi dalam berlomba. Di dalam lomba, setiap detik menjadi begitu berarti. Bahkan milidetik pun bisa mempengaruhi hasil lomba. Tak heran jika penonton acapkali memperhatikan dengan seksama setiap lomba F1. Perubahan posisi dapat terjadi hanya dalam kedipan mata saja.

Read more...

2 Comments

Konsumsi Bahan Bakar Yamaha Mio J #2 (1000 KM)

mio otomotif yamaha
Published on 5 June 2012 08:57

Beberapa waktu yang lalu, setelah melakukan pengisian BBM pertama dan kedua untuk Yamaha Mio J, saya melakukan perhitungan konsumsi bahan bakar Mio J terhadap jarak tempuh. Selama 1000 km pertama jarak tempuh Mio J, saya selalu rutin menghitung konsumsi BBM ini. Saya mencatat ada 5 (lima) kali pengisian BBM sebelum mencapai 1000 km. Pengisian BBM keenam dilakukan setelah melewati 1000km.

Kali ini saya akan menghitung rata-rata jarak tempuh terhadap konsumsi BBM Yamaha Mio J dalam jarak panjang (long run). Diharapkan perhitungan rataan akan lebih akurat.

Read more...

6 Comments

Konsumsi Bahan Bakar Yamaha Mio J

mio otomotif yamaha
Published on 26 April 2012 07:40

Yamaha Mio J merupakan penerus dari Yamaha Mio. Selain dimensinya yang lebih panjang dan bagasinya yang lebih besar serta penampilannya yang telah diremajakan, kekuatan Mio J yang paling signifikan adalah penggunaan injektor bahan bakar. Penggunaan sistem injeksi yang menggantikan karburator dalam mencampur bahan bakar diklaim mampu menekan konsumsi bahan bakar karena campuran dan pembakaran yang lebih sempurna. Seberapa iritkah Yamaha Mio J ini? Berikut pengalaman saya sebagai pemilik dan pengguna Yamaha Mio J terkait konsumsi bahan bakar skuter matik ini.

Saat pertama kali Mio J diantarkan oleh pihak Yamaha, tangki bahan bakar sudah diisi penuh. Saya tidak punya informasi akurat mengenai bahan bakar yang diisikan, tapi saya berasumsi Pertamina Premium. Mio J digunakan berkendara di dalam kota Jakarta baik sendirian maupun berboncengan. Tentunya sudah termasuk fitur "macet" khas ibukota. Jadi jangan berharap bisa mendapatkan angka yang maksimal khas jalanan luar kota.

Pertama kali saya mengisi bahan bakar adalah pada saat odometer menunjukkan angka 147.2 km. Pengisian dilakukan di SPBU Pertamina Jalan Gatot Subroto, di dekat Balai Kartini. Pengisian Pertamax terukur 3.90 liter.

Read more...

9 Comments

© 2003 - 2017 Adham Somantrie at Jakarta, Indonesia — the city that never sleep.
Built with Bootstrap, jQuery, FontAwesome, Isotope and Adobe Edge Web Fonts. Made on MacBook Pro.