Adham Somantrie

Digital media communications. MBA student. Techie. Founder of siteo.us. Editor for MakeMac. And also a runner.

hi@adha.ms adhams @adhams @adham Adham Somantrie

Bagaimana untuk Berlari Plus dengan Nike+ #2

Melanjutkan tulisan saya mengenai Nike+, maka di tulisan ini ada beberapa informari tambahan baru tentang bagaimana untuk menggunakan Nike+. Saya juga akan mengaktualkan artikel saya yang lama tersebut dengan informasi yang ada di dalam artikel ini.

Pengguna iPod nano generasi keenam kini dapat menggunakan fitur Nike+ tanpa harus menggunakan Nike+ Sportband setelah mengaktualkan firmware ke versi 1.2. iPod nano dapat bekerja hanya dengan mengandalkan sensor accelerometer yang terintegrasi. Namun, jika Anda lebih menyukai sensor sepatu (footpod), Anda tetap dapat menancapkan penerima Nike+ ke iPod nano dan mengukur jarak lari Anda dengan Nike+ sensor di dalam sepatu. Juga untuk menyandingkan iPod nano dengan Polar WearLink+ Transmitter Nike+, Anda perlu menggunakan penerima Nike+ ke iPod nano.

Nike+ SportWatch GPS by TomTom merupakan penerus dari Nike+ SportBand. Sesuai namanya, selain dapat disandingkan dengan Nike+ sensor di sepatu juga merekam rute serta jarak berlari Anda dengan GPS dari pabrikan TomTom. Nike+ SportWatch juga dapat disandingkan dengan Polar WearLink+ Transmitter Nike+ untuk memantau detak jantung Anda selama berlari. Ditawarkan seharga USD 199 sudah termasuk Nike+ sensor dalam paket penjualan, sementara WearLink+ dijual terpisah. Saat tulisan ini diturunkan, baik Nike+ SportWatch maupun WearLink+ belum tersedia secara resmi di pasar Indonesia.

Sekedar opini pribadi, jika iPod nano dilengkapi dengan GPS maka bisa menjadi pesaing kuat untuk MotoACTV. Sementara Nike+ SportWatch GPS punya kemampuan pamungkas untuk Nike+: pelacakan GPS, Nike+ sensor, dan WearLink+; namun minus musik. Tapi bisa menjadi opsi yang menarik untuk pengguna Nike+ Sportband yang ingin naik kelas.

Mari lari™.

Adham Somantrie, Nike+ ID: AdhamPlus.

0 Comments

Published on 2011-10-24 09:17:17. 1095 views.
Tagged in: tutorial ipod nikeplus run lari

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Menjelang Satu Dekade iPod

iPod pertama kali diperkenalkan oleh Apple Computers pada 23 Oktober 2001 di Cupertino. Sepuluh tahun yang lalu, siapa yang bakal menyangka iPod bakal menjadi sesuatu yang populer sekitar 5 hingga 9 tahun setelah peluncurannya? Padahal awalnya hanyalah pemutar musik digital saku yang berisi harddisk mini. Hampir satu dekade usia iPod, yang awalnya hanya ada satu jenis, kini berkembang menjadi beberapa jenis untuk menyesuaikan kebutuhan penggunanya: Classic, nano, shuffle, Touch. iPod juga berevolusi menjadi iPhone dan iPad.

Lalu kira-kira bagaimana kabar iPod saat memasuki dekade kedua? Silakan baca tulisan saya di MakeMac.com: Menjelang Satu Dekade iPod.

1 Comments

Published on 2011-09-23 10:37:16. 659 views.
Tagged in: apple ipod ipad iphone

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

iTunes Can't See iPhone, iPod, or iPad

Sometimes, Mac user face the situation where iTunes can't see connected iPhone, iPod, or iPad. I just have faced this problem when migrating from iMac to MacBook. iTunes on my MacBook can't see my iPhone. So, I can't sync up. Even, I have migrated iTunes library from iMac to MacBook.

Common problem is about the driver, AppleMobileDevice.kext. The solution is simple, just reinstall the iTunes. But, sometimes we need more than that. Make sure you have administrator rights, and over Terminal.app type:

sudo rm -rf /System/Library/Extensions/AppleMobileDevice.kext

This next step is not necessary if you are running Mac OS X Snow Leopard (10.6), but if you still using Tiger or Leopard, type this:

sudo rm -rf /Library/Receipts/AppleMobileDeviceSupport.pkg

Quit Terminal.app, then reinstall iTunes. In common case, this is enough to solve the problem. But in some case with Snow Leopard, the problem comes back after restart. And if you got this problem, proceed to the next steps: After restarting your Mac, disconnect your device, open Terminal.app, and type:

sudo rm -rf /System/Library/LaunchDaemons/com.apple.usbmuxd.plist~orig

Then, restart your Mac. Try to reconnect your device after the restart. If the problem still exist, follow the next steps: Close iTunes, disconnect your devices. Open Terminal.app, type:

sudo rm -rf /System/Library/LaunchDaemons/com.apple.usbmuxd.plist~orig

sudo rm -rf /System/Library/Extensions/AppleMobileDevice.kext

sudo rm -rf /System/Library/PrivateFrameworks/MobileDevice.framework

Restart your Mac. Do not connect your device for a while. Install iTunes. Then connect your device. It should works well.

Adham Somantrie.

PS: I originally posted this article in Bahasa Indonesia at MakeMac : iTunes Tidak Mengenali Perangkat iPod, iPhone, dan iPad.

1 Comments

Published on 2011-03-22 11:28:02. 1246 views.
Tagged in: itunes iphone ipod ipad mac osx apple

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Bagaimana untuk Berlari Plus dengan Nike+

Experience Nike+

Sebelumnya saya pernah membahas tentang Nike+ secara umum. Seiring waktu, sudah semakin banyak orang yang menggunakan Nike+ dan bergabung dengan komunitas Nike+ ini. Juga, semakin banyak orang yang penasaran dan ingin menggunakan layanan Nike+ ini, namun tidak tahu bagaimana caranya. Untuk itu saya akan mencoba menjelaskan bagaimana menggunakan Nike+ sesuai pengalaman saya.

Cara yang pertama dan original adalah dengan menggunakan iPod nano yang dilengkapi dengan Nike+ Sport Kit. Nike+ Sport Kit ini terdiri dari Nike+ sensor (in-shoe stride sensor) yang diletakkan di dalam sepatu dan Nike+ receiver yang ditancapkan di iPod nano. Semua iPod nano baik dari generasi pertama hingga generasi terakhir (generasi keenam, saat tulisan ini diturunkan) bisa digunakan untuk Nike+ dengan Nike+ Sport Kit. Data hasil rekaman lari akan diunggah dan disinkronkan melalui iTunes di Mac atau PC Anda.

Nike+ Sport Kit ditawarkan USD 29 di Apple Store US. Di pasar Indonesia harganya sekitar IDR 300.000,-

Pengguna iPod nano generasi keenam kini dapat menggunakan fitur Nike+ tanpa harus menggunakan Nike+ Sportband setelah mengaktualkan firmware ke versi 1.2. iPod nano dapat bekerja hanya dengan mengandalkan sensor accelerometer yang terintegrasi. Namun, jika Anda lebih menyukai sensor sepatu (footpod), Anda tetap dapat menancapkan penerima Nike+ ke iPod nano dan mengukur jarak lari Anda dengan Nike+ sensor di dalam sepatu. Juga untuk menyandingkan iPod nano dengan Polar WearLink+ Transmitter Nike+, Anda perlu menggunakan penerima Nike+ ke iPod nano.

Kedua, dengan menggunakan iPod Touch mulai generasi kedua (iPod Touch yang dilengkapi dengan speaker dan bluetooth) atau iPhone sejak generasi 3GS yang dipasangkan dengan Nike+ sensor pada sepatu. Tidak perlu menggunakan Nike+ receiver karena sudah terintegrasi di dalam iPod Touch dan iPhone tersebut. Namun, aplikasi ini perlu diaktifkan melalui Settings - Nike + iPod. Data hasil rekaman lari akan diunggah dan disinkronkan melalui iTunes di Mac atau PC Anda. Pada iOS versi baru, Anda dapat mengunggah data ini langsung melalui perangkat Anda menggunakan wi-fi atau jaringan data seluler.

Nike+ Sensor ditawarkan USD 19 di Apple Store US. Di pasar Indonesia harganya sekitar IDR 250.000,-

Pilihan ketiga, tidak melibatkan iPod maupun iPhone, yakni dengan menggunakan Nike+ Sportband. Ini pilihan yang ekonomis dan praktis untuk Anda yang tidak memiliki iPod/iPhone. Atau untuk Anda yang tidak suka berlari sambil membawa iPod/iPhone. Paket pembelian Nike+ Sportband ini terdiri dari Nike+ Sportband Link yang berupa gelang atau jam tangan, dan sebuah Nike+ sensor. Metode favorit saya adalah mengkombinasikan Nike+ Sportband dengan iPod Shuffle. Data hasil rekaman lari akan diunggah dan disinkronkan melalui aplikasi Nike+ Connect (sebelumnya Nike+ Utility) di Mac atau PC Anda.

Nike+ Sportband ini ditawarkan USD 59 di Amerika, di Nike Store Indonesia ditawarkan IDR 650.000,-

Nike+ SportWatch GPS by TomTom merupakan penerus dari Nike+ SportBand. Sesuai namanya, selain dapat disandingkan dengan Nike+ sensor di sepatu juga merekam rute serta jarak berlari Anda dengan GPS dari pabrikan TomTom. Nike+ SportWatch juga dapat disandingkan dengan Polar WearLink+ Transmitter Nike+ untuk memantau detak jantung Anda selama berlari. Ditawarkan seharga USD 199 sudah termasuk Nike+ sensor dalam paket penjualan, sementara WearLink+ dijual terpisah. Saat tulisan ini diturunkan, baik Nike+ SportWatch maupun WearLink+ belum tersedia secara resmi di pasar Indonesia.

Pilihan keempat, untuk Anda yang suka berlatih di pusat kebugaran (fitness centre). Beberapa perangkat kardio di gym sudah mendukung sistem Nike + iPod. Jadi Anda hanya perlu menancapkan iPod nano, iPod Touch, atau iPhone Anda pada mesin tersebut. Dan latihan Anda pun akan direkam. Data hasil rekaman lari akan diunggah dan disinkronkan melalui iTunes di Mac atau PC Anda. Catatan: khusus pilihan ini, saya belum pernah mencobanya karena saya belum pernah ke gym.

Pilihan terakhir, untuk para pengguna iDevices yang menggunakan iOS 4.0 ke atas dan dilengkapi dengan GPS. Misalnya iPhone 3GS, iPhone 4, dan iPad 3G. Cukup dengan membeli aplikasi Nike+ GPS seharga 1.99 USD. Maka Anda dapat menggunakan layanan Nike+ ini tanpa membeli perangkat tambahan lain (Nike+ sensor). Untuk itu, aplikasi ini akan menggunakan informasi lokasi yang didapat dari GPS untuk mengukur jarak dan rute lari Anda.

Aplikasi ini juga dapat digunakan di dalam ruangan dengan memanfaatkan accelerometer. Namun tampaknya Anda akan membutuhkan armband agar iPhone ikut bergerak bersama Anda karena aplikasi akan bergantung sepenuhnya pada accelerometer. Data hasil rekaman lari pada Nike+ GPS akan diunggah langsung dari perangkat Anda menggunakan wi-fi ataupun jaringan data seluler.

Tapi sepertinya Anda perlu mempertimbangkan dengan matang jika ingin berlari sambil membawa iPad.

Tambahan: Sensor Nike+ sebenarnya membutuhkan sepatu yang kompatibel dengan sistem Nike+, yakni yang memiliki ruang khusus di dalam sepatu untuk menyimpan sensor Nike+ ini. Namun, ini bukanlah hal yang mutlak. Anda dapat menggunakan sepatu apapun selama Anda bisa memasangkan sensor ini. Salah satu triknya saya dokumentasikan di YouTube. Yang perlu diingat adalah agar sensor berada pada posisi yang benar: logo Nike dan Apple pada sensor harus menghadap ke atas (melawan gravitasi).

Pemutakhiran: Bagaimana untuk Berlari Plus dengan Nike+ #2 (24 Oktober 2011). Menambahkan informasi Nike+ yang terintegrasi pada iPod nano generasi 6 dan Nike+ SportWatch GPS by TomTom.

19 Comments

Published on 2011-01-17 09:43:33. 5982 views.
Tagged in: ipod iphone lari run tutorial nikeplus

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Nike+

Archive

2004SeptemberOktoberNovemberDesember

2005JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2006JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2007JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2008JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2009JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2010JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2011JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2012JanuariFebruariMaretAprilMei

2004 - 2012Full Archive

© 2003 - 2012, Adham Somantrie. Bandung and Jakarta, Indonesia.
Built with Bootstrap. Made on Mac.