Adham Somantrie

Blog. Design. Code. Digital. Brand.
And also a happy runner.

Peremajaan Komputer Tua

harddisk mac ram samsung ssd
Published on 4 July 2017 00:02

Lagi-lagi saya mendapat pasien berupa MacBook Pro 15 inci mid-2009 (Core 2 Duo 2.53Ghz) untuk diremajakan. Kalau dipikir-pikir, memang sudah bisa dibilang renta: usia laptop ini sudah sewindu: 8 tahun! Tapi sebenarnya tak setua itu, karena MacBook Pro ini adalah versi certified refurbished dari Apple. Dibeli sekitar tahun 2013 di Apple Store di Amerika. Tak heran kalau kondisinya cukup baik. Baterainya masih mumpuni, dan harddisk-nya sudah diganti dengan yang lebih baru walau kapasitasnya tetap 250GB.

Upgrade yang saya lakukan pada MacBook Pro ini cukup sederhana, hanya mengganti RAM dan harddisk saja seperti biasa. RAM yang masih standar yakni 2 keping 2GB (total 4GB) saya ganti dengan 2 keping 4GB (total 8GB) keluaran Corsair yang didesain khusus untuk Mac. Saya tak mau ambil risiko dengan kepingan lebih besar. Harddisknya yang sudah diganti dengan WD Blue 250GB 7mm oleh Apple, kini saya tukar dengan SSD Samsung 850 Evo dengan kapasitas yang sama. Alhasil peningkatan kinerja dirasa cukup signifikan dan memuaskan penggunanya. Dengan MacOS El Capitan, waktu boot mulai 'chimes' hingga masuk desktop jadi lebih singkat: 20 detik; dan 4 detik kemudian siap digunakan.

Read more...

7 Comments

MacBoost Project: SSD Crucial BX200 240GB

apple harddisk mac osx ssd
Published on 21 January 2017 10:48

Masih pakai MacBook Pro generasi kedua? Apakah merasa MacBook Pro unibody ini sudah mulai menua? Ingin ganti baru tapi belum siap menerima MacBook Pro Touch Bar? Tenang, Anda bisa memperpanjang usia pakai MacBook Pro unibody dengan beberapa peremajaan seperti yang pernah saya tulis sebelumnya. Baterai bisa diganti baru untuk masa pakai baterai yang maksimal. Pun RAM bisa dengan mudah diganti untuk meringankan beban komputasi. Yang terakhir, harddisk bisa diganti dengan SSD yang lebih gegas, dan kalau perlu dengan yang kapasitas lebih besar.

Namun memang upgrade ke SSD cenderung mahal, terutama jika butuh kapasitas yang masif. Salah satu solusi SSD untuk pengguna kasual yang tak terlalu mahal adalah menggunakan SSD kelas entry level. Kali ini saya mendapat kesempatan untuk meremajakan MacBook Pro unibody 2009 (Core 2 Duo 2.56GHz) dengan SSD Crucial BX200 240GB.

Read more...

2 Comments

MacBoost Project: HDD vs SSD Benchmark

apple harddisk mac osx ssd
Published on 3 February 2014 16:36

Saya memutuskan untuk melakukan upgrade MacBook Pro 2010 dengan penambahan SSD. Tujuannya adalah peningkatan kinerja. Memang secara user experience, sistem saya terasa lebih responsif. Tapi sejauh apa peningkatannya secara kuantitatif?

Perhatian: Melakukan benchmarking pada SSD sangat tidak disarankan karena mengurangi masa pakai. Proses benchmark akan melakukan aktivitas baca-tuilis secara intensif dan ekstensif pada SSD. Artinya, meningkatkan wear level (tingkat penggunaan). Semakin tinggi wear level, maka semakin sedikit sisa masa pakainya.

Read more...

15 Comments

MacBoost Project: SSD Upgrade

apple harddisk mac osx ssd
Published on 23 January 2014 15:58

Komputer yang saya pakai mungkin sudah tergolong sedikit outdated, MacBook Pro lansiran 2010. Tentunya cukup usang jika dibandingkan dengan mesin anyar semacam MacBook Pro versi 2013 yang dilengkapi layar retina dan berbobot ringan.

Dengan prosesor Core 2 Duo 2.66 GHz, di tahun keempat ini tentunya masih mumpuni untuk digunakan bekerja cukup keras. Jarang terlihat beban kerja di atas 70%. Pun, memori sudah saya upgrade menjadi 8GB, di atas rata-rata kebutuhan saya: 5-7 GB. Cukup untuk menggenjot kinerja. Lagian, kalau nanti dibutuhkan, masih bisa saya upgrade ke 12 GB atau 16 GB.

Read more...

98 Comments

Mengunakan WD My Passport Studio di Windows

external harddisk passport studio wd wdc windows
Published on 18 June 2011 09:21

Sebelumnya saya pernah membahas mengenai produk WD My Passport Studio, harddisk eksternal yang didesain untuk Mac. Kali ini saya ingin berbagi pengalaman menggunakan produk ini di platform berbasis Windows.

Produk ini memang ditujukan untuk digunakan pada Mac, sehingga ketika pertama kali dikeluarkan dari kemasannya harddisk ini sudah memiliki partisi dengan format HFS+. Untuk digunakan di PC berbasis Windows, tentunya format HFS+ ini tidak dapat dibaca tanpa adanya perangkat lunak tambahan seperti MacDrive. Untuk itu, saya harus mengubah format partisinya menjadi FAT32 atau NTFS.

Untuk melakukan itu, dapat digunakan aplikasi Disk Utility yang sudah tersedia dalam Mac OS X. Namun, perlu diketahui bahwa proses ini akan menghilangkan data yang sudah ada di dalam harddisk. Sehingga Anda perlu melakukan back-up data sebelumnya.

Read more...

7 Comments

WD My Passport Studio

external firewire harddisk mac passport studio wd wdc
Published on 23 May 2011 15:27

Akhirnya saya memutuskan untuk meremajakan harddisk eksternal WD My Passport Essentials yang sudah bertugas selama genap dua tahun menemani saya baik untuk urusan pekerjaan, kuliah, maupun hiburan. Pilihannya tetap WD, namun kali ini saya memilih varian My Passport Studio yang dilengkapi dengan 3 jenis koneksi: USB 2.0, Firewire 400, dan Firewire 800. Di Jakarta, kapasitas terbesar yang bisa saya temukan adalah 500GB. Walaupun WD secara resmi telah mengeluarkan varian 640GB, namun tampaknya belum masuk ke pasaran Indonesia.

Perbedaan My Passport Studio dengan edisi lain My Passport (Essentials, Elite) maupun varian Elements adalah pada konektivitasnya yang mendukung Firewire 800 (pada edisi terdahulu, Firewire 400). Dua tahun lalu, selain karena faktor harga yang masih cukup mahal, laptop ThinkPad inventaris kantor juga tidak memiliki port Firewire, sehingga saya memilih edisi Essentials yang hanya dilengkapi dengan koneksi USB 2.0. Namun sekarang ketika kembali menggunakan Mac, maka saya pun memilih varian yang dilengkapi dengan Firewire agar lebih optimal, dan kini harganya pun lebih terjangkau. Di samping fakta lain bahwa sampai saat ini Apple belum melengkapi Mac dengan port USB 3.0, sehingga tidak akan optimal jika saya memilih varian yang berteknologi USB 3.0.

Read more...

6 Comments

Mari Belajar: RAID

harddisk raid
Published on 2 June 2007 22:14

Kata Pengantar
Pada mainboard generasi sekarang, banyak sekali yang sudah dilengkapi dengan fitur RAID, terutama pada mainboard hi-end. Namun, mungkin banyak diantara pemirsa blog ini yang belum tahu atau mengerti mengenai teknologi tersebut.

Pendahuluan
RAID, Redundant Array of Inexpensive(Independent) Disks, adalah suatu sistem yang terbentuk dari beberapa harddisk/drive. Secara sederhana, kita biasa membuat beberapa partisi dalam satu harddisk. Nah, dengan RAID, kita dapat membuat satu partisi dari beberapa harddisk.

Batasan Masalah
Dikarenakan masih dalam proses belajar, maka tulisan ini hanya membahas konfigurasi standar RAID, tidak membahas konfgurasi lanjut RAID (nested dan non-standard/proprietary).

Read more...

129 Comments

© 2003 - 2017 Adham Somantrie at Jakarta, Indonesia — the city that never sleep.
Built with Bootstrap, jQuery, FontAwesome, Isotope and Adobe Edge Web Fonts. Made on MacBook Pro.