Are you currently viewing from mobile device? Switch to mobile version!

Adham Somantrie

Digital media communications. MBA student. Techie. Founder of siteo.us. Editor for MakeMac. And also a runner.

hi@adha.ms adhams @adhams @adham adhams Adham Somantrie Adham Somantrie

Steve Jobs: 1955-2011

1 Comments

Published on 2011-10-06 09:58:40. 984 views.
Tagged in: apple steve

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Nike Running Shield Pack 2011

Nike meluncurkan jajaran sepatu lari edisi Shield untuk menambah koleksi sepatu lari musim liburan (holiday season) kali ini. Memang tidak ada perubahan tampilan yang signifikan dibandingkan dengan edisi reguler selain pilihan warna baru. Keenam sepatu yang hadir dalam edisi Shield adalah: Free Run+ 2, Lunarswift+ 3, Lunar Fly+, Air Zoom Structure+ 15, Lunarglide+ 3 dan Lunar Eclipse+. Nike edisi Shield hadir dalam warna abu-abu dengan aksen warna oranye untuk pria dan kuning lemon untuk wanita.

Yang menarik dari edisi Shield ini adalah penggunaan material berteknologi Durable Water Repellent (DWR) yang diklaim tahan terhadap berbagai cuaca (weather-proof). Cocok untuk Anda yang suka menghadapi hujan saat berlari. Untuk Anda yang suka berlari di suasana gelap atau malam hari, sepatu edisi Shield ini juga dibalut dengan bahan scotchlite dari 3M yang memantulkan cahaya. Menambah faktor keamanan berlari di jalan raya.

Keenam sepatu tersebut tentunya sudah siap untuk sistem Nike+ (Nike+ ready). Jadi tak perlu khawatir untuk Anda yang menggunakan Nike+ sensor.

Nike Shield ini cukup mengobati kekecewaan saya dengan pilihan warna yang masuk ke Indonesia. Untuk musim gugur (fall season) 2011, Nike Indonesia memasukkan tiga dari lima pilihan warna untuk Nike LunarGlide+ 3. Yang sayangnya, justru saya tertarik dengan pilihan warna kombinasi hitam-putih yang tidak masuk ke pasar Indonesia. Sepertinya saya akan mengunjungi Nike Store untuk menjemput sepasang LunarGlide+ 3 Shield dalam waktu dekat.

Mari lari.

— Adham Somantrie. (AdhamPlus at NikePlus)

2 Comments

Published on 2011-10-12 07:59:32. 3830 views.
Tagged in: lari nikeplus run

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Web Admin Edisi Musafir

Apple mengambil langkah serius era paska-komputer (post-PC) sejak peluncuran iOS 5. iPod sejak dulu diharuskan hidup berdampingan dengan iTunes, yang artinya pemilik iPod harus memiliki komputer. Begitu juga dengan produk turunannya: iPhone dan iPad. Dengan iOS 5, perangkat tersebut tidak lagi membutuhkan komputer.

Lebih jauh lagi, Apple pun membenahi jajaran produk wi-fi AirPort (termasuk Time Capsule). Untuk mengkonfigurasi AirPort, pengguna harus menggunakan aplikasi AirPort Utility melalui Mac ataupun komputer berbasis Windows. Kini, pengguna iPad, iPhone, maupun iPod Touch dapat mengkonfigurasikan AirPort tanpa melibatkan komputer sama sekali dengan adanya aplikasi AirPort Utility untuk iOS.

Nah, mari kita lihat perangkat sejenis dari pabrikan lain. Gambar diatas menunjukkan konfigurasi wireless router melalui peramban (browser) web di iPhone. Memang umumnya perangkat jaringan untuk rumahan dan kantor kecil (SOHO) menyediakan menu administrasi melalui web (web admin). Web memang universal, tidak membutuhkan sistem operasi tertentu dan tidak harus menggunakan aplikasi tambahan lagi, cukup dengan peramban web saja.

Namun, seperti yang terlihat gambar di atas, walaupun web tersebut dapat diakses melalui perangkat musafir (mobile device), tetapi tidak cukup nyaman. Tentunya karena memang web admin dirancang untuk penggunaan melalui komputer.

Melihat era paska-komputer seperti saat ini, bukannya tidak mungkin rumah tangga memiliki router nirkabel maupun sekedar access point tanpa memiliki perangkat komputer. Tentunya mereka akan kesulitan untuk mengkonfigurasi perangkat nirkabel tersebut tanpa adanya komputer. Mungkin sudah saatnya pembuat perangkat tersebut membuat sistem web admin yang lebih ramah terhadap perangkat musafir. Apple sudah memulainya, saya yakin mereka punya alasan yang kuat. Semoga pabrikan yang lain juga mengikutinya.

Adham Somantrie.

4 Comments

Published on 2011-10-17 15:16:57. 1669 views.
Tagged in: internet mobile network wifi

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

MotoACTV

Selasa (18/10) sebelum memperkenalkan Droid RAZR, Motorola Mobility memperkenalkan MotoACTV. Yakni perangkat musik portabel yang juga dilengkapi fitur kesehatan. Perangkat berbasis Android dengan prosesor 600MHz ini sepertinya akan berhadapan dengan Nike+ juga iPod nano.

Ditawarkan dalam kapasitas 8GB (249USD) dan 16GB (299USD), sebagai perangkat musik MotoACTV dapat diselaraskan (synchronized) dengan iTunes dan Windows Media Player. Dapat digunakan dengan earphone jack 3.5mm maupun dengan earphone nirkabel bluetooth. Kemampuan menerima siaran radio FM juga terintegrasi.

Fungsi utama selain pemutar musik adalah perekam olahraga (sports tracker) baik hanya sekedar berjalan, berlari, juga bersepeda. Dengan kemampuan GPS, MotoACTV dapat merekam rute olahraga Anda. Selain GPS, sensor accelerometer juga membantu merekam pergerakan tubuh Anda. Seperti perekam olahraga lainnya, MotoACTV menampilkan durasi, kecepatan, jarak, detak jantung, dan jumlah kalori yang terbakar saat berolahraga. Data olahraga Anda dapat diunggah ke situs motoactv.com melalui koneksi wi-fi.

Motorola bahkan menawarkan aksesoris berupa earphone (berkabel dan nirkabel) dengan pemantau detak jantung terintegrasi, sehingga Anda tidak perlu menggunakan tali beha pemantau detak jantung di dada. Jika masih dirasa kurang lengkap, selain koneksi Bluetooth 4.0, MotoACTV juga dilengkapi dengan penerima ANT+, sehingga Anda dapat menyandingkan dengan sensor lainnya.

MotoACTV dapat beroperasi secara independen tanpa perlu disandingkan dengan ponsel. MotoACTV juga dapat tersambung dengan ponsel cerdas Android untuk menerima dan menjawab telepon, serta membaca SMS melalui layar sentuh imut 1,6 inci berlapis gorilla-glass. Mirip seperti SonyEricsson LiveView, hanya saja lebih cerdas.

Secara keseluruhan, MotoACTV memang didesain sebagai perangkat gaya hidup sehat (health lifestyle device) yang marak akhir-akhir ini. Dengan daya tahan dari keringat, air hujan, dan guncangan, perangkat seberat 35 gram ini memang layak untuk urusan olahraga di luar ruangan. Dengan aksesori wristband, MotoACTV juga dapat berfungsi layaknya jam tangan. Wristband dan armband dijual terpisah.

Bagaimana jika dibandingkan dengan iPod nano? Dengan harga yang sama, Anda bisa menggunakan iPod nano lengkap dengan Nike+ Sportkit dan pemantau jantung Polar Wearlink+. Sementara MotoACTV selain lebih canggih juga sudah dilengkapi dengan penerima sinyal GPS. Walaupun untuk pemantau jantung Anda harus membeli secara terpisah. Positifnya, saat ini semakin banyak pilihan gawai ajaib (fancy gadget) untuk gaya hidup pelari.

Ah, iya. Baru akan tersedia di Amerika pada 6 November nanti, bertepatan dengan NYC Marathon.

— Adham Somantrie

11 Comments

Published on 2011-10-20 08:24:24. 3220 views.
Tagged in: motoactv run

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Bagaimana untuk Berlari Plus dengan Nike+ #2

Melanjutkan tulisan saya mengenai Nike+, maka di tulisan ini ada beberapa informari tambahan baru tentang bagaimana untuk menggunakan Nike+. Saya juga akan mengaktualkan artikel saya yang lama tersebut dengan informasi yang ada di dalam artikel ini.

Pengguna iPod nano generasi keenam kini dapat menggunakan fitur Nike+ tanpa harus menggunakan Nike+ Sportband setelah mengaktualkan firmware ke versi 1.2. iPod nano dapat bekerja hanya dengan mengandalkan sensor accelerometer yang terintegrasi. Namun, jika Anda lebih menyukai sensor sepatu (footpod), Anda tetap dapat menancapkan penerima Nike+ ke iPod nano dan mengukur jarak lari Anda dengan Nike+ sensor di dalam sepatu. Juga untuk menyandingkan iPod nano dengan Polar WearLink+ Transmitter Nike+, Anda perlu menggunakan penerima Nike+ ke iPod nano.

Nike+ SportWatch GPS by TomTom merupakan penerus dari Nike+ SportBand. Sesuai namanya, selain dapat disandingkan dengan Nike+ sensor di sepatu juga merekam rute serta jarak berlari Anda dengan GPS dari pabrikan TomTom. Nike+ SportWatch juga dapat disandingkan dengan Polar WearLink+ Transmitter Nike+ untuk memantau detak jantung Anda selama berlari. Ditawarkan seharga USD 199 sudah termasuk Nike+ sensor dalam paket penjualan, sementara WearLink+ dijual terpisah. Saat tulisan ini diturunkan, baik Nike+ SportWatch maupun WearLink+ belum tersedia secara resmi di pasar Indonesia.

Sekedar opini pribadi, jika iPod nano dilengkapi dengan GPS maka bisa menjadi pesaing kuat untuk MotoACTV. Sementara Nike+ SportWatch GPS punya kemampuan pamungkas untuk Nike+: pelacakan GPS, Nike+ sensor, dan WearLink+; namun minus musik. Tapi bisa menjadi opsi yang menarik untuk pengguna Nike+ Sportband yang ingin naik kelas.

Mari lari™.

Adham Somantrie, Nike+ ID: AdhamPlus.

4 Comments

Published on 2011-10-24 09:17:17. 2533 views.
Tagged in: ipod lari nikeplus run tutorial

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Ads

Archive

2004SeptemberOktoberNovemberDesember

2005JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2006JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2007JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2008JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2009JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2010JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2011JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2012JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2013JanuariFebruariMaretAprilMei

2004 - 2013Full Archive

© 2003 - 2013, Adham Somantrie. Bandung and Jakarta, Indonesia.
Built with Bootstrap. Made on Mac.