Are you currently viewing from mobile device? Switch to mobile version!

Adham Somantrie

Digital media communications. MBA student. Techie. Founder of siteo.us. Editor for MakeMac. And also a runner.

hi@adha.ms adhams @adhams @adham adhams Adham Somantrie Adham Somantrie

Yahoo! meme

Yahoo! meme

Web 2.0 dan web applications memang bukanlah hal yang baru. Namun bukan berarti web 2.0 ini sudah basi. Di tahun 2009 ini pun masih banyak situs web yang bermunculan, menawarkan inovasi baru maupun menjadi kompetitor untuk situs yang lain dengan menawarkan beberapa kelebihan.

Blog mikro, microblogging, juga bukanlah hal yang baru. Walaupun di Indonesia twitter baru populer pada 2009 (ditenggarai menunggangi popularitas Blackberry), twitter sejatinya sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu. Memang masih redup di Indonesia, tidak seperti Plurk yang meledak di jaringan Indonesia tahun lalu. Di tahun 2009 ini, beberapa kompetisi berlangsung sengit. Facebook seketika menggulingkan dinasti Friendster yang berjaya di Indonesia. twitter pun mulai menggerogoti kejayaan Plurk yang sukses berkeliaran di Indonesia pada bulan puasa tahun lalu.

Banyak juga yang ikut ambil bagian dalam kompetisi blog mikro yang meracuni narablog sehingga blognya terlantar karena mengidap priyaditis akut. Umumnya, blog mikro berbasis sosial, hal ini pula yang menjadi kelebihannya dibanding blog konvensional. Koprol, salah satu layanan blog mikro lokal berbasis lokasi mencuri perhatian narablog. Selain itu, baru-baru ini Yahoo! pun mencoba terjun ke medan perang ini.

Yahoo! meme, adalah produk blog mikro dari Yahoo! Sepintas mirip dengan twitter. Namun karena meme "terlambat", maka meme dapat melihat peluang perbaikan dari para pendahulunya: komentar dan multimedia. Seperti Plurk, meme dapat mengkomentari "meme" anggota lain. Meme juga mengaplikasikan RT/Retweet layaknya aplikasi twitter pihak ketiga dengan sebutan "repost" (tidak perlu dipertanyakan lagi, "rememe" tidak enak didengar, tidak seperti "replurk" atau pun "retweet"). Yahoo! pun mencoba mengisi celah kekosongan multimedia pada kompetitornya. Dengan meme, kita dapat berbagi foto, video, dan audio langsung dari meme tanpa bantuan pihak ketiga.

Tapi sebenarnya, karena situs ini berbasis sosial, kesuksesan tidak hanya bermodalkan kemampuan dan fasilitas, tetapi juga popularitas di kalangan pengguna, serta kemampuan integrasi dengan aplikasi (atau web aplikasi) lain.

meme ini memang masih dalah tahap pengembangan awal (alpha phase). Dan saat ini belum ada edisi musafir (mobile edition) untuk aplikasi ini, apalagi aplikasi kliennya. Untuk pasar Indonesia yang lebih banyak pengguna internet musafir dibanding internet permanen, ketersediaan edisi musafir sangat mempengaruhi popularitas sebuah layanan.

Dengan karakter pengguna Indonesia yang suka berbagi informasi (sharing), baik yang penting atau pun yang 9a pEnTin9 b9t, blog mikro sosial ini lebih "asik" untuk dinikmati secara musafir.

Dan, mari kita lihat. Seberapa mampu meme bertahan di kerasnya dunia sosial musafir.

Adham Somantrie

Aktualisasi (03/09): Salah satu hal yang mungkin bisa menahan orang untuk menggunakan meme adalah keharusan menggunakan akun Yahoo!. Otomatis, Anda harus memiliki (atau membuat terlebih dahulu) akun Yahoo! sebelum menikmati layanan meme. Artinya, seluruh email notifikasi terkait akun meme Anda akan dikirimkan ke email Yahoo! Anda. Cukup merepotkan jika Anda tidak menggunakan Yahoo! sebagai layanan email utama Anda.

11 Comments

Published on 2009-09-02 11:22:17. 4832 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

PestaBlogger 2009 Roadshow Chapter Medan

Tahun ini, PestaBlogger kembali diadakan di Jakarta. Namun, sebelum acara dilangsungkan di Jakarta ada sesi blogshop yang dilangsungkan di beberapa kota besar di luar Jakarta. Salah satunya adalah di Bandung beberapa minggu lalu dengan tajuk Baraya Blogger. Dan, pada Kamis (03/09) sesi serupa pun diadakan di kota Medan, Sumatra Utara. Panitia bekerjasama dengan AwakMedan membuat PestaBlogger 2009 Roadshow Chapter Medan dengan tema "Tepak Menyirih Dongan Sahuta".

Panitia yang datang dari Jakarta ke Medan antara lain Mas Iman Brotoseno (selaku chairman PestaBlogger 2009), Nia Sadjarwo (Maverick), Fany Ariasari, Muhammad Ihsan (Ichanx, pengangguran), serta Mbak Dian Agustin dan Mr. Tristram Perry dari US Embassy for Indonesia. Hm, tapi sayang tidak ada penampakan Hanny dan Chika, apalagi Tika


Pesta Blogger 2009 chapter Medan terbagi dalam 2 acara, yaitu: Blogshop (Workshop membuat blog untuk pemula), dilaksanakan Speedy Learning Center Medan, Jln. Monginsidi No. 6; dan Gathering (buka bersama, meet 'n greet, talkshow dan makan malam), dilaksanakan di Tempoe Doeloe Resto, Jl. KH. Wahid Hasyim no 54 Medan. Untuk acara pertama, saya tidak bisa hadir dikarenakan masih dalam rangka jam kerja. Sementara untuk acara kedua, tentu saja saya memastikan hadir.

Selain kedekatan dengan para AwakMedan, tentu saja Pesta Blogger versi mini edisi daerah ini sayang sekali jika dilewatkan. Berkumpul, kopi darat, bertukar cerita, adalah kesempatan langka bagi saya yang selalu disibukkan dengan urusan pekerjaan. Saya pun sempat menghadiri persiapan acara ini saat acara Merdeka 2.0 lalu. Apalagi, siteo.us menjadi official short URL service provider untuk acara ini.

Acara dimulai dengan pentas musik akustik. Lalu dilanjutkan kata sambitan sambutan dari pihak AwakMedan yang diwakili oleh Putra. Setelah itu penayangan video bertopik blog yang dikompilasi AwakMedan. Namun karena kendala teknis, penayangan video ini terpaksa ditunda — mungkin video itu tengsin untuk ditayangkan di depan sutradara nasional sekelas Mas Iman . Dan saya pun dijadikan tumbal untuk mengisi waktu dengan presentasi saya.

Untuk presentasi ini saya diminta langsung oleh Putra selaku ketua panitia untuk mengisi acara. Sebenarnya presentasi ini pun tidak dipersiapkan dengan cukup matang mengingat saya sendiri baru tiba di kota Medan beberapa hari lalu setelah perjalanan dari Banda Aceh untuk urusan pekerjaan. Sebelumnya saya sempat bingung untuk menentukan materi. Namun atas permintaan panitia, saya memutuskan topik "Mobile Blogging". "Creative Blogger" dan "Blogging Tips" sempat menjadi kandidat topik.

Hingga akhirnya video dapat ditayangkan tanpa masalah setelah presentasi. Mas Iman juga memberikan "pidato resmi kenegaraannya" sebelum pihak kedutaan Amerika memberikan suaranya atas acara ini.

Setelah seluruh rangkaian acara, ternyata ada acara tambahan yang spontan — tanpa persiapan yang matang, namun hasilnya bisa dibilang paling sukses! Mr. Tristram melakukan spontaneous jam session dengan para musisi.

Dan seperti biasa, acara tradisi penutup khas kopdar yang tak pernah terlewatkan!

Good job, AwakMedan. Nice Start! Saya pasti akan selalu mendukung kalian.

Selesai? secara resmi sudah selesai, namun secara tidak resmi belum selesai, masih ada acara tambahan: nongkrong. Sebagian panitia dari pihak AwakMedan dan PestaBlogger berkumpul kembali di "gerai" durian "Ucok" di tepi Jalan Iskandar Muda untuk mengurangi stok barang dagangan sebanyak enam buah durian. Beberapa pihak memang memutuskan untuk tidak mengikuti acara tidak resmi ini dengan alasan tertentu. Namun ada juga yang memaksakan untuk ikut walaupun secara biologis (atau psikologis?) tubuhnya menolak buah durian.

Ucapan terima kasih perlu saya berikan secara khusus untuk Nia yang rela melepas pin PestaBlogger miliknya untuk diberikan kepada saya ketika persediaan pin sudah habis. Juga untuk Andy Noegroho yang sudah menjemput saya, bahkan hingga tersasar karena typo Putra salah menyebutkan nama perumahan.

Sampai jumpa di Jakarta! * nungguin kiriman tiket pesawat dari Mas Iman *

Adham Somantrie

13 Comments

Published on 2009-09-04 02:58:19. 3078 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Silver Edition: adha.ms

Special Silver Edition

Perputaran waktu memang tidak terasa. Detik demi detik berdetak tanpa henti. Matahari datang dan pergi setiap hari. Elektron mengalir ke sana dan kemari tanpa lelah. Dan tidak terasa, sudah berapa kali kita merayakan tahun baru dalam sepanjang hidup kita.

Pertama kali saya mengenal blog bukanlah dari internet. Saya pertama kali mendengar kata "blog" sekitar tahun 2000 melalui sebuah artikel di majalah ab9 La8iL remaja, Gadis. Pada tahun 2002 saya meluncurkan proyek situs pribadi saya, dan melengkapinya dengan halaman jurnal, yang belum tentu sebulan sekali saya perbaharui. Tepat 6 tahun lalu, 6 September 2003, saya mengorbitkan domain berbayar pertama saya, adhamsomantrie.net. Halaman situs pribadi beserta jurnal pun migrasi ke alamat baru. Setelah itu saya mulai mengenal blog secara intensif di internet. Frekuensi unggah artikel dan jurnal pun meningkat, seminggu sekali hingga terkadang rutin setiap malam — tergantung kondisi koneksi internet. Pada awal 2004 itu saya melakukan perubahan tampilan pertama situs saya, "Version 2: Give Me a Second Chance!". Walaupun pada 6 September 2005, karena suatu hal, saya mengganti domain tersebut menjadi adhamsomantrie.com.

Tidak terasa sudah tepat 25 tahun saya menghembuskan nafas di dunia nyata. Dan sudah sekitar 7 tahun saya mengalir secara aktif di dunia maya. Bukan waktu yang singkat, namun juga bukan berarti perjalanan sudah panjang. Masih banyak yang harus diraih. Untuk itu saya mencoba melakukan renovasi terhadap situs saya: sebuah edisi perak.

Saya merasa banyak yang perlu diubah, disesuaikan, dan ditingkatkan. Saya mencoba melakukan penyegaran identitas, dengan sekali lagi mengubah domain dengan domain baru: adha.ms. Selain lebih pendek dan singkat, saya mengharapkan kasus typo untuk menuju blog ini menurun drastis. Begitu juga dengan alamat email, saya sudah mencoba memendekkan dari adhamsomantrie(at)gmail.com menjadi hello.adham(at)gmail.com. Namun tampaknya hello(at)adha.ms lebih singkat.

Segera aktualisasikan alamat blog dan email saya di daftar alamat Anda. Lalu bagaimana dengan alamat blog dan email yang sebelumnya? Sebenarnya Anda masih bisa menggunakannya, Anda akan tetap dapat menggunakan alamat lama tanpa masalah. Saya hanya mencoba memudahkan Anda agar tidak perlu menghafal ejaan nama saya yang tidak umum itu.

Saya mencoba mendesain ulang tampilan blog ini dengan nuansa yang lebih segar — setelah sekian lama desain "The Dark Eight" dan "The Golden Eight" bertugas. Perubahan di sisi tampilan saja tidak cukup. Mengikuti filosofi MacPro — Beast Inside Beauty Outside — kekuatan mesin di dalam diri pun mesti ditingkatkan. Termasuk juga mesin blog. Pada akhirnya AdhamCore menerapkan "mod_rewrite", dan kini menggunakan "slug" yang lebih bersahabat dengan mesin pencari — ya, saya tahu, basbang memang.

Logotype lama yang saya gunakan sejak 2005 pun saya simpan di sudut harddisk. Sebuah logo baru yang lebih segar dan sederhana pun saya tugaskan untuk mewakili citra saya. Dengan sebuah simbol yunani — alfa — yang biasa digunakan di dalam rumus ilmiah, yang juga merupakan alfabet pertama seperti layaknya huruf "a" yang merupakan inisial dari nama saya. Nuansa ilmiah diharapkan membawa semangat untuk belajar, eksperimen, dan riset untuk kemajuan.

Soal warna, saya tidak berkomentar. Walaupun Puty menganggap "desain ini mengalihkan duniaku" seperti kampanye Pond's, saya sebenarnya tidak terikat dengan warna pink yang saya gunakan. Ini hanya soal harmonisasi warna saja. Logo, mungkin Anda menganggap ini logo Sony Alpha dan Adobe CS3. Mungkin saja. Tetapi yang penting, saya saat ini suka dengan logo ini. Toh saat ini saya bukan lagi bekerja sebagai desainer, melainkan fokus sebagai telecommunication system engineer, walaupun saya mengisi waktu senggang saya dengan proyek pribadi pengembangan situs web seperti siteo.us. Namun jika Anda tertarik dengan cara pembuatannya, sila lihat panduan pembuatannya.

Dengan segala penyegaran dan identitas baru. Mudah-mudahan dapat memberikan dampak positif untuk kita semua.

Saya juga mencoba mengembalikan arsip blog 4-5 tahun lalu (September 2004 hingga Maret 2005; versi 3) ke blog ini. Pada rentang waktu tersebut, mesin blog yang saya buat masih aBe9eH La8iL belum baik, sehingga saat membuat penerusnya pada Maret 2005 saya memutuskan untuk membuat basis data baru — meninggalkan arsip tersebut. Namun saya sudah melakukan sebuah penyesuaian, sehingga arsip tersebut beserta komentarnya dapat diintegrasikan ke mesin baru ini tanpa masalah.

Lebih jauh lagi, arsip blog pada rentang waktu Januari 2004 hingga September 2004 (versi 2) juga masih tersedia. Namun saya tidak mengintegrasikannya. Lagipula, pada rentang waktu tersebut saya menggunakan layanan Blogger (Blogspot). Dan arsip tersebut saya biarkan tersimpan manis di adham2004.blogspot.com.

Arsip blog jaman jahiliyah sebelum Januari 2004 (versi awal dan sebagian versi 2) sepertinya tidak terselamatkan. Saat itu saya belum menggunakan mesin blog ataupun layanan blog. Saya menggunakan pembuatan secara manual menggunakan Microsoft Frontpage dan melakukan unggah setiap ingin mengaktualkan blog yang terintegrasi dengan situs pribadi — saat itu memang musimnya masih situs pribadi, jadul! Mudah-mudahan arsip jaman jahiliyah ini dapat ditemukan di sudut harddisk bersama rongsokan lainnya.

Baiklah™. Cukup sudah curhatnya, mari berkarya.

Adham Somantrie.

13 Comments

Published on 2009-09-06 20:01:24. 1981 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

It's Only Rock n Roll

Apple Rock n Roll Event 2009

Rabu (09/09) kemarin (atau Kamis 00.00 WIB), Apple, Inc. kembali mengadakan sebuah acara bertajuk It's Only Rock n Roll. Seperti biasa, pada bulan September hampir setiap tahun Apple melakukan pembaruan pada jajaran produk iPod dan iTunes. Dan, yang mengejutkan, Steve Jobs kembali dari peristirahatannya dan membuka acara ini. Berikut rangkuman produk baru Apple terkait acara tersebut.

iTunes 9

iTunes 9 diluncurkan pada tanggal 9 bulan 9 tahun 2009. Beberapa fitur baru adalah Genius Mixes, kemampuan sinkronisasi yang lebih baik, Home Sharing, tampilan iTunes Music Store yang baru, dan iTunes LP.

iTunes LP memungkinkan kita menikmati materi ekstra dari sebuah album layaknya kita membeli LP atau CD secara fisik. Foto-foto artis, cerita dibalik pembuatan album, bahkan video eksklusif dari artis. Juga iTunes Extras layaknya DVD Extras ketika kita membeli DVD.

iPod Touch

iPod Touch memang menjadi menarik karena fugsinya tidak hanya sebagai iPod saja. Bisa menjadi sebuah komputer mini, juga sebuah perangkat permainan musafir (portable game device) yang hebat. Tapi sayangnya, nyaris tidak ada perubahan kali ini.

iPod Touch 8GB tetap seperti tahun lalu. Sementara yang berkapasitas 16GB digantikan dengan yang berkapasitas 64GB. Edisi 32GB dan 64GB mendapat sedikit sentuhan: earphone yang disediakan adalah dengan kontrol dan mikrofon terintegrasi. Edisi 32GB dan 64GB juga dilengkapi dengan prosesor baru yang lebih cepat, serta mendukung OpenGL ES 2.0 yang akan meningkatkan kecepatan proses dan respon iPod Touch.

Harga? USD 199 untuk 8GB, USD 299 untuk 32GB, dan USD 399 untuk 64GB.

Namun peningkatan pada iPod Touch terkait pada iPhone OS 3.1 — tentunya akan terkait pada peningkatan pada iPhone juga. Salah satu fitur yang menarik adalah kemampuan multiplayer gaming secara nirkabel melalui wi-fi (airport) dan bluetooth.

iPod Classic

iPod Classic memang klasik. Tampaknya sekarang hanyalah menjadi bagian dari nostalgia dan pelengkap saja. Sejak beberapa tahun terakhir, tidak banyak peningkatan signifikan dalam jajaran produk ini. Hanya peningkatan kapasitas dari 120GB menjadi kembali 160GB tanpa penambahan ketebalan produk. Dengan harga yang tidak murah, tidak banyak yang memilih iPod Classic — nilai tambah produk ini hanya pada kapasitasnya yang ekstra. Tetapi tidak banyak yang memiliki koleksi musik dan video sampai sebanyak itu untuk dibawa-bawa.

iPod Shuffle

iPod Shuffle kini dilengkapi dengan teknologi suara yang lebih cerdas. VoiceOver. Shuffle akan berbicara kepada Anda mengenai judul, artis, bahkan playlist yang sedang Anda dengarkan. Dan kini ditawarkan dalam ragam warna yang lebih banyak: hitam, silver, pink, biru, dan hijau. Ditawarkan lebih murah: USD 59 untuk 2GB dan USD 79 untuk 4GB. Selain itu, juga disediakan edisi khusus stainless steel berkapasitas 4GB dengan harga USD 99.

iPod Nano

iPod nano mendapat tempat terhormat untuk menutup rangkaian produk baru, bahkan dibawakan oleh Steve Jobs langsung. Generasi kelima ini memiliki layar yang lebih besar, 2.2 inci. Juga seperti iPod Shuffle, nano juga memiliki fitur VoiceOver. Dan yang paling menarik, iPod nano adalah iPod pertama yang memiliki kamera dan fungsi merekam video. Bahkan kini dilengkapi dengan speaker dan mikrofon terintegrasi. Masih kurang? ya, fitur FM Radio pun Ada!

Warna pun tetap tersedia dalam beragam warna "permen" dengan tubuh aluminum yang mengkilap (glossy, polished anodized aluminum). Kapasitas 8GB ditawarkan USD 149, dan 16GB USD 179.

Dan akhirnya Norah Jones pun menutup panggung dengan penampilan musiknya.

6 Comments

Published on 2009-09-11 14:05:30. 3223 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Selamat Idul Fitri: Don't SMS, Do Social Network.


11 Comments

Published on 2009-09-19 21:31:10. 3417 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Awakmedan Community - Dari Dunia Maya ke Dunia Nyata

Segelas milkshake cokelat dan sepiring kentang goreng menemani seorang gadis cantik di salah satu sudut meja di Merdeka Walk. Sembari senyum-senyum sendiri, tangannya yang cekatan menekan tuts-tuts keyboard di laptop yang duduk tegak di meja di hadapannya. Sedang layar monitor laptop menangkap sepenggal tulisan:

Masih Tersungkur Untukmu
kuterjang gelap, rebahkan pekat...
kuperangkap rembulan, lelaplah di sampingku..
kujungkir balikkan dunia, jika itu yang kau mau..
kuterangi langit malam, jika itu yang kau tunggu...
lalu kau akan tahu,
aku masih tersungkur untuk hatimu
tak beranjak kemanapun,
sampai kapanpun...
hari ini pun, masih tetap kamu yang tersenyum manja di setiap sudut jalan dengan memegang bunga dan berpakaian serba pink..
walaupun cuma bayangan, tapi masih kamu...
cuma kamu...
ah, kujungkir balikkan saja dunia ini...

Kemudian di bagian bawah tulisan tersebut tercatat pula berbagai catatan pendek yang mengomentarinya.

Bolehlah... memanglah kaw ni pleboi sejati... macam mana tak klepek2 cewek baca puisi kaw ni... (Adham), yang langsung ditanggapi pemilik tulisan, Ih..cepat kali kau reply ya baru aja aku publish...hehehe (Poetra).

Disusul komentar-komentar lainnya Ngapain dia berdiri di sudut jalan, memegang bunga, dan memakai baju pink? lagi jualan mawar di hari valentine ya? Heueheue (Lika). Aih...aih... mo menjungkirbalikkan dunia jangan ah... beraaaat! (Rynz). Hati2 dari tersungkur menjadi tersingkir (Kabayan)

Cuplikan kalimat-kalimat di atas layaknya percakapan ini adalah sebagian tampilan dari blog milik Putra Nasution. Blogger berusia 26 tahun yang dimuat dalam folder Most Popular tahun 2006 di blognya http://ipoet.net/.

Mari Bercerita di Blog

"Blog ini enaknya tulisan kita dikomentari semua orang jadi ada interaksi," kata anggota awakmedan community yang merupakan salah satu komunitas blogger Medan yang baru terbentuk beberapa waktu lalu.

Dikatakan Putra, blog hampir sama dengan diary yang berisikan curhat, bentuk pemikiran atau opini. Namun menariknya tulisan yang dimuat di blog bisa dibaca oleh semua orang. Sehingga kita dapat tahu bagaimana tanggapan orang lain tentang apa yang kita tulis. "Blog adalah salah satu bentuk dari kebebasan berpendapat. Kita dapat menuangkan pemikiran kita di blog sembari tetap melangkah di koridor yang ada," tambah cowok yang memulai debutnya sebagai blogger sekitar tahun 2001 ini.

Isi blog beraneka macam, tergantung minat perorangan. Ada yang menyukai kuliner maka isi blognya adalah melulu soal-menyoal makanan. Bagi peminat wisata akan menuliskan rekam jejaknya di blog. Orang yang lain lagi senang akan puisi, cerpen dan segala hal yang beraroma sastra, ketimbang numpuk tiada guna di otak maka si "sastrawan" menjadikan blog menjadi wadah untuk meng-eksplorasi karya.

Selain punya minat di satu sisi, sering juga para blogger menuliskan pendapatnya tentang suatu hal. Bisa saja berdasarkan isu ter-hot saat ini atau mungkin pengalaman pribadi. Seperti yang dilakoni Putra dan blogger lain yang tergabung di bawah bendera awakmedan. "Karena basic kami di teknologi informasi, kami sering menulis hal-hal mengenai IT. Tapi tak menutup kemungkinan kami menulis di luar IT," ujar Putra yang mengaku memiliki private blog yang tidak untuk dipublikasikan.

Dari Mulai Curhat Sampai Dituduh Penipu

Banyak manfaat dan aneka pengalaman yang diakui para blogger didapat dari blog. Tak sekadar ajang curhat-curhatan, belajar menulis, menambah wawasan, sharing dengan blogger dari tempat-tempat nun jauh di sana, bertemu jodoh lewat blog bahkan menambah relasi bisnis.

Seperti yang dialami Ronald Saragih, salah satu personel awakmedan. Pemilik blog http://ronald. saragih.net dan blog.antarmedia.com ini sering menulis mengenai segala hal-hal mengenai komputer yang bersifat edukasi. Seputar pengalamannya, blogger berusia 27 tahun ini menghadapi per-masalahan IT dan hal-hal pakem lainnya.

Tanpa disengaja rutinitasnya ini telah menjadi salah satu sarana "mengiklankan" diri. Bahkan tak jarang pengunjung blognya tertarik dan menggunakan jasanya. "Dari blog bisa juga loh menghasilkan uang. Kalau blognya rame dikunjungi kemungkinan ada yang tertarik dan mengiklankan produknya di blog bersangkutan," terang alumni USU ini. Tak jauh berbeda, Adham Somantrie blogger 25 tahun asal Bandung yang aktif di komunitas BBV (Bandung Blog Village) yang merupakan brotherhood-nya awakmedan juga memiliki pengalaman serupa.

Bergelut di bidang IT membuat cowok yang untuk sementara menetap di Medan ini juga menuangkan hal-hal berbau IT, soal menyoal komputer di blognya http://adha.ms/. Uniknya cowok berwajah manis ini sering mendapat email yang menanyakan bagaimana memperbaiki komputer yang rusak. "Karena sering nulis tentang IT dan komputer, orang-orang jadi merasa kita tahu segalanya," tutur Adham seraya mengaku bila kebetulan tahu tentang problem yang ditanyakan ia tak segan-segan membalas email tersebut.

Ternyata pengalaman tak hanya unik dan lucu saja yang dialami blogger mania. Ada juga blogger yang tersandung kejadian tak mengenakkan menyangkut pencemaran nama baik layaknya yang dialami Adham.

Belum lama ini cowok berambut ikal ini sempat dituduh sebagai penipu di dunia maya. Ceritanya bermula dari nama. Adalah seorang Erwin Sumantri pelaku bisnis online yang sudah terkenal seantero penikmat produk online sebagai seorang penipu.

Karena ada kemiripan pelafalan nama, ada seseorang yang tanpa tedeng aling-aling mencap Adham Somantrie sebagai penipu yang sama seperti Erwin Sumantri. Bahkan dengan teganya si penuduh "menempelkan" tampilan website Adham dan menginformasikannya ke forum sebagai penipu yang selama ini dicari-cari.

"Waktu itu aku panas sekali sampai-sampai aku mem-publish pasporku ke forum dan menjelaskan panjang lebar ke pelaku kalau aku bukan orang yang dituduh," cerita Adham. Untungnya masalah tersebut dapat selesai dengan bantuan klarifikasi lewat forum yang dilakukan teman-teman sesama blogger yang mengenal identitas Adham.

Meski begitu toh kejadian tak mengenakkan ini tak sampai melonggarkan semangat Adham untuk tetap ngeblog. "Ya... nggak sampai malaslah cuma kesal aja dan terpenting aku nggak merasa sendiri karena ada teman-teman yang bantuin," jawabnya sambil tersenyum.

Bebas Namun Tidak Sebebasnya

Awalnya komunitas ini dimulai dari obrolan-obrolan ringan di MIRC oleh Putra Nasution, Ronald Saragih, Ahmad Zaky, Andra Elang, Azi Rianto dan Udi Nasution. Pada akhirnya dari sekadar ngobrol dan chatting-chatting seru lewat media online tercetuslah kerinduan untuk membuat komunitas blogger layaknya kota-kota lain seperti BBV di Bandung dan Angkringan di Yogyakarta.

Dan secara resmi 22 Februari 2009 lalu lahirlah awakmedan community, di mana pada 16 Agustus 2009 kemarin melakukan deklarasi offline di Merdeka Walk. Tujuan terbentuknya komunitas ini dikatakan Putra salah satunya karena melihat masih kurangnya minat masyarakat Medan untuk ber-blog ria. "Kami ini menyebarkan semangat blogging dan mendorong angka blogger agar lebih bertambah. Lewat blog kita dapat membentuk mind set dan memacu untuk lebih banyak menulis dan membaca. Kita ingin mewujudkan impian dari dunia maya ke dunia nyata," tambah Putra.

Meski bebas menulis, Putra juga mengatakan kebebasan yang dimaksud bukan berarti bebas sebebas-bebasnya yang dapat merugikan orang lain. Melainkan kebebasan yang bertanggung-jawab. "Tak ubahnya dunia nyata dalam dunia virtual juga ada tata krama dan netiket," pungkasnya.

Ester Pandiangan (Harian Global Medan, 10 September 2009)

5 Comments

Published on 2009-09-30 00:52:57. 1993 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Ads

Archive

2004SeptemberOktoberNovemberDesember

2005JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2006JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2007JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2008JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2009JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2010JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2011JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2012JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2013JanuariFebruariMaretAprilMei

2004 - 2013Full Archive

© 2003 - 2013, Adham Somantrie. Bandung and Jakarta, Indonesia.
Built with Bootstrap. Made on Mac.