Posted on 2008-02-19 21:47:12. 1024 views.
Sejak saya mengimplementasikan
Gravatar untuk komentator di blog saya ini,
Tomfreakz (bukan nama sebenarnya

) selalu "kecewa" karena gravatar-nya tidak muncul, melainkan digantikan oleh gambar
default. Apakah kekecewaannya sangat mendalam sekali hingga dia
protes?
Dan saya pun mencoba menganalisa masalah ini. Apalagi beliau sudah mulai berprasangka buruk dengan menuduh saya memblokir gravatar khusus miliknya

Untungnya dia menyebut-nyebut pihak ketiga, yakni
Deniar, dimana Tom mengklaim bahwa gravatar-nya bisa muncul di blog-nya Deniar. Sehingga saya pun bisa melakukan uji banding.
Sebelum melakukan uji banding, tentunya saya harus mecurigai sistem saya sendiri. Apakah saya melakukan kesalahan dalam mengimplementasikan integrasi gravatar dengan mesin blog saya?
Namun ternyata tidak terjadi sesuatu yang salah dengan seluruh gravatar dari pengunjung, juga gravatar milik saya sendiri. Ya, kecuali milik Tomfreakz. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kesalahan adalah
user-specific hanya pada Tomfreakz.
Situs Gravatar menggunakan alamat email untuk identifikasi para anggotanya. Kecurigaan berlanjut pada kemungkinan adanya perbedaan penulisan alamat email. Dan berbekal
panduan implementasi Gravatar, penelusuran pun dilanjutkan.
Beberapa parameter yang digunakan untuk menampilkan gravatar adalah:
Gravatar ID,
rating,
size,
border, dan
default image.
Untuk parameter Gravatar ID, parameter ini dibentuk dari alamat email yang dienkripsi menggunakan metode MD5. Untuk memeriksanya, saya mencoba memeriksa alamat email yang digunakan, apakah sudah benar atau belum. Dan ternyata alamat email yang digunakan adalah benar, tidak ada kesalahan dalam penulisan. Selanjutnya, diuji dengan melakukan proses enkripsi MD5 secara manual menggunakan Terminal.app
MacJaya:~ adhamsomantrie$ md5 -s tomfreakz@*stripped*.com
MD5 ("tomfreakz@*stripped*.com") = 75c54669e1332cc8dccb25ace24116bd
Dan ternyata, tidak ada perbedaan antara hasil dari webserver saya dan dari komputer saya.
Akhirnya, saya pun melakukan uji banding ke blognya Deniar. Mencari komentar yang dibuat oleh Tomfreakz, dan mencari gravatar-nya. Setelah ditemukan, saya coba untuk melihat alamat sumber dari gravatarnya tersebut. Dan, ternyata Gravatar ID-nya pun sama, tidak berbeda!
Berarti tidak ada kesalahan pada parameter Gravatar ID yang menyebabkan tidak munculnya gravatar Tomfreakz di blog saya ini.
Kecurigaan dilanjutkan ke parameter-parameter lainnya:
rating,
size,
border, dan
default image. Parameter
size dan
border hanyalah parameter yang mempengaruhi kosmetik, sehingga dapat diabaikan. Parameter
default image adalah untuk mendefinisikan gravatar
default jika ternyata alamat email tersebut tidak memiliki gravatar. Dan kecurigaan dapat difokuskan pada parameter
rating.
Apalagi, ternyata
rating yang saya gunakan di blog ini berbeda dengan yang digunakan pada blog Deniar. Sistem
rating yang digunakan oleh Gravatar mirip dengan
sistem rating film oleh MPAA, yakni G (General), PG (Parental Guide), R (Restricted), dan X (Not for public viewing, unrated). Saya menggunakan
rating R sebagai
rating tertinggi untuk gravatar. Sementara Deniar menggunakan
rating X.
Dan tampaknya dapat diasumsikan bahwa Tomfreakz menggunakan gravatar yang diberi
rating X oleh pihak Gravatar, sehingga gravatar-nya tidak dapat ditampilkan di blog saya. Dan ketika saya merubah
rating yang diizinkan pada blog saya ke
rating X, maka gravatar Tomfreakz pun dapat ditampilkan dengan baik.
Untuk saat ini, saya memutuskan untuk meningkatkan
rating gravatar ke
X. Tetapi untuk beberapa waktu ke depan, mungkin saya akan menurunkannya kembali ke
R, atau lebih rendah.
Dan, kepada
yang bersangkutan, sudah puas? sudah termunculkan gravatarnya kan? apakah benar avatar Anda memiliki
rating X? jika benar, berarti Anda dapat merusak generasi muda. wakakakakaka
COMMENTS