Are you currently viewing from mobile device? Switch to mobile version!

Adham Somantrie

Digital media communications. MBA student. Techie. Founder of siteo.us. Editor for MakeMac. And also a runner.

hi@adha.ms adhams @adhams @adham adhams Adham Somantrie Adham Somantrie

Colloquy

Colloquy, aplikasi klien untuk IRC, SILC, dan ICB untuk Mac OS X. Dan tentunya, berbeda dengan aplikasi sejenis yang lain. Jika aplikasi lain tetap mempertahankan nuansa klasik bergaya console ala geek itu, Colloquy menggunakan antarmuka yang sangat Mac sekali, Aqua. Selain keindahan visual, ergonomi antarmukanya juga sangat baik sekali. Secara umum, aplikasi ini mirip dengan Adium built quality-nya. IRC memang kuno, tapi dengan Colloquy akan terlihat up-to-date seperti IM modern pada umumnya.

Colloquy juga mendukung AppleScript, sehingga pengguna dapat membuat script-nya sendiri dengan bahasa yang familiar di kawasan Mac. Seperti juga Adium, Colloquy juga memiliki "extras", sehingga kita dapat mengubah, mengganti, dan menambah fitur; mulai dari plug-in, skin, dan emoticon. Sehingga kita benar-benar dapat mengkustomisasi aplikasi ini.

Di aplikasi ini juga sudah tersedia script untuk menuliskan musik yang sedang didengarkan dari iTunes. Cukup menggunakan perintah /music atau /itunes maka informasi mengenai iTunes akan segera diketikkan di channel/room.

Bahkan tersedia versi mobile untuk iPhone.

Makasih buat Rasyid a.k.a Cyb3rh3b buat infonya. Hingga akhirnya saya memindahkan IRCle.app ke trash.

6 Comments

Published on 2007-08-02 22:45:39. 2942 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

The New iMac, iLife '08, dan iWork '08

The New iMac
Akhirnya prediksi saya terjadi (walaupun telat). Apple akhirnya memperkenalkan desain baru untuk iMac yang lebih tipis. Ya, tampak tidak baru, hanya sedikit facelift. Kini hanya tersedia dalam 2 ukuran: 20 inch dan 24 inch; dan ditawarkan dalam kombinasi casing alumunium dan balutan warna hitam glossy. Untuk varian 20 inch, tersedia dalam 2 pilihan konfigurasi: 2.0GHz dan 2.4GHz; sementara varian 24 inch hanya disediakan satu pilihan: 2.4GHz. Tetapi untuk varian 24 inch juga disediakan opsi prosesor 2.8GHz Core 2 Extreme (Configure-to-order option).

Versi standar 2.0GHz dilengkapi dengan harddisk 250GB dan ATI Radeon HD 2400 XT (128MB), sedangkan versi standar 2.4GHz (baik yang 20 inch maupun 24 inch) dilengkapi dengan harddisk 320GB dan ATI Radeon HD 2600 PRO (256MB). Sementara keseluruhan The New iMac dilengkapi dengan Apple Super Drive, RAM sebesar 1GB, kemampuan wifi 802.11n, Apple USB new keyboard, Mighty Mouse dan Apple Remote.

Desain keyboard juga baru. Kini keyboard ditawarkan dalam bentuk yang tipis, berbasis alumunium (walaupun tombol-tombolnya masih berbahan plastik). Tersedia dalam 2 jenis koneksi: USB dan Bluetooth (optional). Hanya saja, versi bluetooth tidak memiliki tombol D-pad (seperti layout keyboard pada MacBook). Profil tombolnya pun (baik yang versi USB maupun bluetooth) mirip dengan keyboard MacBook, tipis dan spacey.

iLife '08

Setelah iLife '05 dan iLife '06, Apple tidak merilis iLife '07, tetapi akhirnya langsung melompat pada iLife '08. iLife '08 terdiri dari GarageBand, iMovie, iDVD, iPhoto, dan iWeb. Perubahan besar tampaknya banyak terjadi pada aplikasi iPhoto dan iMovie, yang tampak pada perubahan icon-nya. Untuk keterangan lebih lengkap mengenai perubahannya, silakan merujuk ke situs resminya.

The New iMac juga menyertakan iLife '08 dalam paket pembeliannya. Atau masih mau menunggu Leopard (Mac OS X 10.5) bundled? hehehe...

iWork '08

Seperti juga iLife, di saat yang bersamaan Apple juga merilis iWork '08. Tetapi kini suite iWork bertambah menjadi tiga: Pages, Keynote, dan Numbers. Numbers merupaka anggota keluarga terbaru di iWork, yakni sebuah aplikasi spreadsheet. Seluruh aplikasi iWork dikabarkan kompatibel dengan format berbasis XML Microsoft Office 2007, kabar baik bagi yang masih menunggu hadirnya Microsoft Office:mac 2008.

14 Comments

Published on 2007-08-08 06:26:57. 5298 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Kuliner: Martabak HAR

Selasa (7/8) malam, saya dan beberapa rekan-rekan dari UKM Band STT Telkom memutuskan untuk jalan-jalan dan makan martabak. Dan ditetapkan untuk menuju Martabak Har di Jalan Burangrang, di dekat SMU BPI, Bandung.

Berhubung banyak masalah, mulai dari kekurangan kendaraan, kekurangan helm, sampai ke acara kekurangan personil karena personilnya banyak urusan di sana-sini. Akhirnya keberangkatan dari kampus sekitar jam 9-an malam. Sampai di lokasi sekitar jam 10 malam kurang. Pihak Martabak HAR sendiri menyatakan bahwa tokonya sudah mau tutup, tepatnya: dalam proses hendak menutup.

Tetapi beberapa saat kemudian, pihak Martabak Har menyatakan akan menunda penutupan jikalau memang kami berniat, dengan catatan, agak sedikit lama karena harus mempersiapkan lagi segala sesuatunya (mungkin bumbu-bumbu atau adonannya). Yah, mungkin karena mereka kasihan pada kami, atau mungkin karena kami cukup ramai, sembilan orang. Biaya sembilan orang cukup menutupi untuk overtime, mungkin. Hehehehe...

Kesembilan orang itu adalah: Iir™, Pacul™, Ganjelan™, Babi™, Ami, Arya, Kevin, Edo, dan saya sendiri. Kesembilan orang itu memesan 9 jenis minuman yang berbeda, namun kesembilan orang itu hanya memesan 2 jenis makanan:

Martabak Telor Asin

Mirip dengan martabak asin biasa (atau lazim disebut juga dengan martabak telor, padahal semua martabak emang pake telor kan? baik yang manis maupun asin?). Yakni martabak yang dibentuk dari adonan menjadi sebuah "loyang" besar nan tipis, lalu digunakan untuk "membungkus" isinya yang biasanya campuran telur dan sayuran. Nah, pada martabak yang satu ini, isinya hanya telur asin (dan maaf, saya juga ga tau, telur ayam atau bebek ya?) tanpa tambahan lainnya. Lalu digoreng seperti biasa.

Nah, yang membuatnya berbeda adalah, kali ini dia dilengkapi dengan gulai (gule) beserta beberapa potong daging dan kentang rebus. Untuk melengkapinya, disediakan pula tambahan kecap asin dengan potongan cabe rawit. Saya termasuk salah satu yang memesan menu ini, karena waktu sudah menunjukkan waktunya untuk part two dinner.

Roti Cane Susu Gula

Sementara roti cane (roti canai) ini adalah yang manis (karena katanya juga ada roti cane dalam edisi asin). Cukup sederhana, roti cane diberi susu kental manis dan gula. Mungkin akan lebih mantap lagi jika dilengkapi dengan keju parut.

Menurut informasi dari Iir, yang sempat mewawancarai salah satu personil Martabak HAR, nama HAR ini adalah singkatan dari Haji Abdul Rozak. Dan asli cabang dari Mesjid Agung Palembang.

12 Comments

Published on 2007-08-10 14:09:41. 7190 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Implementasi 3R dalam Kehidupan Sehari-hari

Bagaimanakah mengimplementasikan program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari?

Reduce

Pengurangan konsumsi kertas sudah tampak di beberapa mesin ATM. Mesin ATM tersebut menanyakan apakah nasabah tersebut membutuhkan struk transaksi atau tidak. Jika ternyata nasabah tersebut tidak membutuhkan struk, maka struk transaksi tidak dicetak.

Penggunaan catridge printer juga dapat diminimalisir dengan mengisi ulang (refill) tinta. Tentunya hal ini dapat menurunkan kualitas hasil cetaknya. Dan, biasanya aktifitas ini dibenci oleh produsen printer.

Kurangi jumlah kantong plastik saat berbelanja. Biasanya jika kita berbelanja dalam skala besar (misalnya belanja bulanan) akan disertakan beberapa kantong plastik. Dan biasanya petugas supermarket lebih suka memisah-misahkan plastik tersebut sesuai dengan jenis barang. Jika dirasa ada pemisahan yang tidak perlu, ada baiknya jika kita minta untuk menyatukan barang-barang tersebut ke dalam satu plastik saja. Sehingga dapat mengurangi penggunaan plastik.

Reuse

Seandainya pun kita memilih untuk mencetak struk dari mesin ATM, setelah struk tersebut tidak dipergunakan lagi jangan dibuang. Lebih baik disimpan, karena masih dapat digunakan untuk catatan-catatan penting. Tenang, pada umumnya struk ATM dicetak pada thermal paper, sehingga setelah beberapa waktu maka cetakannya akan luntur/hilang dengan sendirinya. Jadi tidak perlu takut akan privasi mengenai saldo dan transaksi.

Kantong plastik maupun kantong kertas yang biasa disertakan saat berbelanja pun sebaiknya jangan dibuang, tetapi dikumpulkan untuk dipergunakan di kemudian hari.

Penggunaan baterai yang dapat diisi ulang (rechargeable batteries) lebih baik daripada baterai yang hanya sekali pakai. Dengan membeli baterai isi ulang dengan harga yang lebih mahal, kita dapat mengurangi sampah baterai yang berbahaya. Karena kita hanya membeli sekali untuk jangka waktu yang jauh lebih lama dibandingkan baterai sekali pakai. Beberapa perangkat yang masih menggunakan baterai sekali pakai adalah jam dinding.

Recycle

Pisahkan sampah organik dan non organik. Satukan sampah-sampah plastik. Langkah ini dapat membantu memudahkan pekerja sampah.

Printer rusak? manfaatkan program trade in yang biasanya diadakan di beberapa toko yang menjual printer.

6 Comments

Published on 2007-08-14 10:11:12. 5391 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Indonesia Raya (Versi 3 Stanza)

Pengarang: Wage Rudolf Soepratman

Indonesia tanah airku, Tanah tumpah darahku.
Disanalah aku berdiri, Jadi pandu ibuku.
Indonesia kebangsaanku, Bangsa dan Tanah Airku.
Marilah kita berseru "Indonesia bersatu."

Hiduplah tanahku, Hiduplah negriku,
Bangsaku, Rakyatku, semuanya.
Bangunlah jiwanya, Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya.

Refrein:
Indonesia Raya,
Merdeka, Merdeka
Tanahku, negriku yang kucinta.

Indonesia Raya,
Merdeka, Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya.

Indonesia Raya,
Merdeka, Merdeka
Tanahku, negriku yang kucinta.

Indonesia Raya,
Merdeka, Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya.

#

Indonesia! Tanah yang mulia, Tanah kita yang kaya.
Di sanalah aku berada Untuk slama-lamanya.
Indonesia, Tanah pusaka, Pusaka Kita semuanya.
Marilah kita mendoa, "Indonesia bahagia!"

Suburlah Tanahnya, Suburlah jiwanya,
Bangsanya, Rakyatnya semuanya.
Sadarlah hatinya, Sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya.

Refrein

Indonesia! Tanah yang suci, Tanah kita yang sakti.
Disanalah aku berdiri menjaga ibu sejati.
Indonesia! Tanah berseri, Tanah yang aku sayangi.
Marilah kita berjanji: "Indonesia abadi!"

Slamatlah Rakyatnya, Slamatlah putranya,
Pulaunya, lautnya semuanya.
Majulah Negrinya, Majulah Pandunya
Untuk Indonesia Raya.

Refrein

PS: Maaf om Roy™, saya terlambat.
Sumber: Wikipedia Indonesia: Indonesia Raya.

9 Comments

Published on 2007-08-16 23:42:33. 3201 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

WebApp: Inventory Database

Sebenarnya ini bukan proyek saya. Ini adalah tugas untuk KP Lia, di Indosat, Jakarta. Kebetulan dia disuruh bikin aplikasi basis data untuk pendataan perlengkapan (inventory) di bagiannya, dan untungnya dia punya "teman baik yang baik hati tidak sombong suka menolong dan gemar menabung" yang mau membuatkannya dengan senang hati.

Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan dalam mengelola peralatan dan perlengkapan, yakni dengan mencatat segala items lengkap dengan keterangan dan informasi mengenai item tersebut. Cukup sederhana, apalagi berbasis web: WebApp (horraayy!). Dikerjakan dalam 3 hari. 2 hari pertama agak lama dikarenakan saya membuat aplikasi ini sembari ditemani oleh beliau, dan tentunya dengan komposisi: 20% waktu pengerjaan, 40% waktu untuk penjelasan ke beliau dan sinkronisasi ide berdua, dan 40% waktu untuk ngobrol (ngalor-ngidul di luar aplikasi tentunya); hehehehe. Sedangkan di hari ketiga saya mengerjakan sendirian untuk finalizing aplikasinya (engine part) dan juga untuk desain visualnya (presentation part).

Untuk konsep, saya pakai konsep minimalis seperti biasa. Sementara untuk tampilan dibikin dengan sederhana ala Web 2.0 dengan ciri khasnya: glossy and the stripes, hehehehe. Serta tambahan colour palette bar dengan warna yang diambil dari logo Indosat.

Alat dan bahan? from scratch: xHTML, CSS, PHP, MySQL; Adobe Photoshop, PHPMyAdmin, Coda. Dan dengan bantuan web tool yang sangat efisien untuk membuat stripes: StripeGenerator. Juga dipermanis dengan sedikit animasi pemunculan "spotlight-style" search bar menggunakan script.aculo.us dan prototype.js. Hanya pesan sponsor "Made on Mac" yang tidak bisa saya masukkan ke aplikasi tersebut walaupun dibuat dengan PowerBook. Hehehehe.

Secara ini adalah tugas punya Lia, dan saya hanya dilibatkan secara outsource. Walaupun aplikasi ini adalah 100% saya yang membuatnya, tampaknya saya tidak bisa mengklaim aplikasi ini adalah buatan saya untuk portfolio. Bagaimana?

10 Comments

Published on 2007-08-20 21:12:03. 2840 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Mengapa MacMini?

MacMini, adalah komputer Mac termurah dan terkecil yang dikeluarkan oleh Apple, Inc. Orang akan membeli MacMini hanya karena dua alasan: bentuknya yang kecil; atau harganya yang murah.

MacMini tersedia dalam dua varian: Core 2 Duo 1.83GHz (MB138LL/A) seharga USD 599; dan Core 2 Duo 2.0GHz (MB139LL/A) seharga USD 799. Untuk menggunakan MacMini, kita perlu mempersiapkan monitor, mouse, dan keyboard diluar paket standar pembelian.

Untuk melengkapinya, Anda akan membeli sebuah Apple Cinema Display 20" seharga USD 599. Serta Mighty Mouse (wired) dan Apple Keyboard (wired) yang masing-masing seharga USD 49. Sehingga, total biaya tambahan adalah USD 697. Yang artinya, lengkap dengan MacMini-nya Anda akan mengeluarkan uang sejumlah USD 1,296 untuk varian 1.83GHz (atau USD 1,496 untuk varian 2.0GHz).

Sementara hanya dengan USD 1,199 Anda sebenarnya sudah dapat membeli sebuah iMac Core 2 Duo (2007 Edition) 20" (MA876LL) dengan clockspeed lebih tinggi dan tentunya spesifikasi yang lebih baik: 2.0GHz Core 2 Duo, harddisk 250GB, Apple SuperDrive, dan AMD Radeon HD 2400 XT. Apple Keyboard dan Mighty Mouse sudah termasuk di dalam paket penjualan, tentunya! Oooops, don't forget the built-in iSight, and 802.11n AirPort.

Atau hanya dengan USD 1,099 Anda sudah dapat memiliki MacBook (MB061LL/A) dengan prosesor yang lebih cepat (2.0GHz, dibandingkan MacMini 1.83GHz), walaupun layarnya hanya 13.3 inchi. Pilihan ini tentunya tidak berlaku jika Anda tidak memilih komputer portabel.

Dengan strategi paling irit: MacMini, dengan keyboard, mouse, dan monitor dari pihak ketiga. Mouse USB hanya sekitar USD 10. Keyboard USB yang mendukung Mac OS X, sekitar USD 20. Layar LCD yang sudah mendukung interface DVI, sekitar USD 150. Sehingga total tambahan hanya USD 180, dan harga keseluruhan hanya sekitar USD 779 (USD 979 untuk varian 2.0GHz). Ini baru bisa masuk akal.

Atau alternatif lain, dengan iMac bekas (used macs,second-hand). Dengan dana USD 779 hingga 979, tampaknya bisa mendapatkan iMac G5 atau iMac Intel edisi putih. Tapi saya sendiri akan lebih memilih sebuah PowerBook G4, hehehehe.

Pesan sponsor: Ngomong-ngomong iMac, macnoto kalo ga salah punya iMac Core Duo 20 inch murah tuh, ga tau deh udah laku ato belom

Sementara jika Anda memang bertujuan kepada ukurannya yang imut-imut, atau ingin membangun sendiri komputer modifikasi Anda, itu lain cerita! Seperti bapak yang satu ini.

Atau jika ada yang menawarkan MacMini bekas dengan kondisi baik seharga satu juta rupiah, itu juga cerita indah lainnya. Hehehehe...

Disclaimer:
Harga dan spesifikasi berdasarkan Apple Store pada 25 Agustus 2007. Harga di Indonesia bisa jadi lebih mahal.

17 Comments

Published on 2007-08-25 20:38:33. 6713 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Sync Antara iTunes (Mac) dan Ponsel Walkman

Sebagai pengguna Mac, tentunya saya juga menggunakan iTunes untuk mengorganisir dan memainkan koleksi lagu-lagu saya. Untuk pemutar musik portabel, tentu saja iPod adalah pasangan sejati iTunes. iTunes and iPod, born to be together.

Tetapi beberapa orang mungkin lebih menyukai perangkat yang konvergen, misalnya SonyEricsson Walkman phone: ponsel, kamera, dan multimedia player dalam satu perangkat. Saya sendiri "terpaksa" menggunakan SonyEricsson W850i ini karena terlalu banyak perangkat yang mesti saya bawa: ponsel GSM, ponsel CDMA, kamera digital, dan terkadang PowerBook Nano. Tentunya akan semakin banyak jika ditambah dengan iPod. iPhone mungkin adalah solusi yang baik, tapi juga merupakan impian yang terindah untuk saat ini.

Dengan menggunakan ponsel walkman, tentunya saya harus rela kehilangan fitur sinkronisasi iTunes-iPod yang pernah saya gunakan. Ditambah dengan tidak adanya dukungan SonyEricsson kepada pengguna Mac. Untuk pengguna Windows mungkin bisa tertolong dengan aplikasi PC Suite dan aplikasi Disc2Phone. Sementara pengguna Mac? Hubungkan ponsel dengan Mac, pilih file transfer mode di ponsel, dan selebihnya gunakan Finder!

FInder? ya, melelahkan bukan?

Tetapi kini dengan perangkat lunak iTuneMyWalkman, proses sinkronisasi ponsel walkman dengan iTunes bisa lebih nikmat, walaupun tidak sebaik iPod. Maka, kepada para pengguna ponsel walkman yang menggunakan iTunes (Mac), segeralah download aplikasi ini.

Setelah mendownload, buka disk image-nya lalu salin aplikasi iTuneMyWalkman ke harddisk Anda. Lalu jalankan aplikasi tersebut.

Hal pertama yang mesti dilakukan adalah menyambungkan ponsel walkman tersebut ke Mac dengan menggunakan kabel USB yang disediakan. Jangan lupa untuk memilih file transfer mode. Atau dapat juga dengan menggunakan card reader untuk membaca kartu memori (Memory Stick PRO Duo) ponsel.

Tahap yang perlu dilakukan pertama kali sebelum melakukan sinkronisasi adalah mengkonfigurasi aplikasi tersebut. Klik tombol "Edit Preferences".

Silakan tentukan lokasi penyimpanan, yakni lokasi folder tempat meyimpan file-file lagu. Jika menggunakan file transfer mode umumnya berada di /Volumes/PHONE CARD/Music/.

Di jendela "Preferences" ini juga terdapat beberapa opsi lain, misalnya menkonversi bitrate untuk menghemat ruang; juga ada opsi untuk menentukan playlist mana yang akan disinkronkan.

Setelah selesai mengkonfigurasi, kini Anda sudah dapat melakukan sinkronisasi dengan mengklik tombol "Synchronize Now". Dan proses sinkronisasi akan berlangsung.

Selain itu, juga tersedia script untuk aplikasi iTunes yang akan memudahkan kita dalam melakukan sinkronisasi. Dengan skrip ini, Anda tidak perlu repot-repot membuka aplikasi iTuneMyWalkman untuk melakukan sinkronisasi. Karena akan ada menu tambahan di aplikasi iTunes seperti gambar berikut:

Untuk memasang skrip ini, cukup klik tombol "Install Scripts" yang ada di aplikasi iTuneMyWalkman. Sementara untuk membuang skrip ini, klik saja tombol "Uninstall Scripts".

Dan tak ketinggalan, ada sebuah skrip lagi yang akan mengkonfirmasi Anda setiap Anda menghubungkan ponsel dengan Mac. Menu untuk memasang dan membuangnya ada di bagian bawah jendela aplikasi iTuneMyWalkman.

Catatan tambahan:
Aplikasi ini tidak terbatas pada penggunaan dengan ponsel walkman saja. Sebenarnya dapat berfungsi dengan MP3 player berbasis flashdisk maupun kartu memori (memory card) yang tidak menggunakan basis data tersendiri. Seperti SonyEricsson K800i, atau Creative Muvo V200 misalnya. (Tapi MuVo V200 sih terdeteksi oleh iTunes Mac walaupun tanpa fungsi sync, hehehehe).

Selain aplikasi iTuneMyWalkman, banyak aplikasi lain yang fungsinya serupa dengan aplikasi ini, misalnya SyncTunes.

9 Comments

Published on 2007-08-29 19:42:04. 6971 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Presentasi Pengenalan Teknik Komputer


Slide pembuka.

Kamis malam (30/08) kemarin, saya dan rekan-rekan dari peminatan teknik komputer jurusan teknik elektro diundang untuk mengisi acara ospek pengenalan dan kaderisasi jurusan.

Sekedar informasi saja, teknik komputer di STT Telkom diadakan sejak tahun 2004 sebagai salah satu peminatan (forking) dari program studi S1 Teknik Telekomunikasi (acapkali disebut teknik elektro) mulai semester 5, yang ditawarkan pertama kali untuk angkatan 2002. Peminatan yang ada di teknik elektro ini ada tiga: teknik telekomunikasi, teknik elektronika instrumentasi, dan teknik komputer. Namun sejak tahun ajaran 2007/2008 ini, jurusan teknik komputer dan teknik elektronika dijadikan sebagai program studi tersendiri yang mandiri. Namun ketiga jurusan ini masih berada di bawah Departemen Teknik Elektro.


Sesi presentasi.

Pengenalan program studi dan perkuliahan sendiri dipresentasikan oleh Pak Efri yang menggantikan Kepala Program Studi S1 Teknik Komputer (Bapak Agus Virgono, Ir., MT.) yang tidak dapat hadir karena ada rapat di departemen (namun akhirnya beliau dapat hadir, walaupun di menit-menit terakhir).

Sementara saya mewakili Komunitas Mahasiswa Teknik Komputer, hanya sedikit memberikan pengenalan mengenai jurusan dan perkuliahan. Saya lebih menitik beratkan kepada komunitas sosial para mahasiswa jurusan ini, agar mereka dapat cepat akrab dan bergabung dengan sesama mahasiswa teknik komputer. Komunitas? ya, bukan himpunan! Karena kami (mahasiswa angkatan 2002 sampai 2006) secara resmi masih terdaftar sebagai mahasiswa jurusan teknik telekomunikasi, NIM juga masih menggunakan format jurusan tersebut (TT = 111xxxxxx, TK = 114xxxxxx), hanya sebuah peminatan. Sehingga kami tidak ada otoritas untuk mendeklarasikan sebuah himpunan tersendiri (kan masih satu jurusan, secara de jure).


Sesi diskusi.

Secara mereka adalah angkatan pertama yang resmi menggunakan NIM 114xxxxxx, jadi kami mengharapkan mereka untuk kelak yang akan mendirikan Himpunan Mahasiswa Teknik Komputer yang resmi dan legal. Memang, itu adalah program jangka panjang, membuat himpunan itu tidak segampang membalik telapak tangan.

Dan, yang cukup membahagiakan. Tanggapan dari teman-teman 2007 diluar perkiraan! mereka sangat menyambut kami dengan baik dan hangat. Hingga kamipun dengan rela memberitahukan bahwa tidak ada senioritas di "jurusan" ini. Ya, di dalam komunitas kami tidak membeda-bedakan angkatan, hanya ada dua angkatan di jurusan ini: yang masih kuliah dan yang sudah lulus. Karena fenomena senioritas dapat mengganggu psikologi mahasiswa yang mengakibatkan keterlambatan lulus. Umumnya mahasiswa merasa tidak memiliki kampus saat masih berstatus sebagai anak baru junior. Dan umumnya mahasiswa merasa bukan junior lagi saat sudah memasuki tahun ketiga. Mulai saat itu mereka baru merasa memiliki kampus dan merasa betah. Ini yang membuat mahasiswa menjadi "malas lulus".

2007s, welcome to the club! IT is nothing without computers™.

PS:
Maaf kalau gambarnya kurang jelas, karena kami tidak menggunakan tenaga fotografer profesional. Semetara saya belum meminta salinan foto dari panitia.

Mungkin ada yang bertanya (mungkin juga tidak, hehehe). Saya menggunakan PowerBook G4 12" (dengan bantuan Mini-DVI to VGA converter tentunya) dan aplikasi Microsoft PowerPoint Keynote dari suite iWork '06, serta remote control menggunakan ponsel W850i via koneksi bluetooth.

13 Comments

Published on 2007-08-31 22:17:18. 4663 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Ads

Archive

2004SeptemberOktoberNovemberDesember

2005JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2006JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2007JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2008JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2009JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2010JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2011JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2012JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2013JanuariFebruariMaretAprilMei

2004 - 2013Full Archive

© 2003 - 2013, Adham Somantrie. Bandung and Jakarta, Indonesia.
Built with Bootstrap. Made on Mac.