Adham Somantrie

Blog. Design. Code. Digital. Brand.
Founder of siteo.us. Editor for MakeMac. And also a runner.

Die Hard 4.0

Published on 2007-07-10 07:52:18

Akhirnya, setelah seminggu dideportasi ke Dumai, kini saya sudah kembali berada di Bandung. Dan tentunya setelah seminggu jauh dari peradaban modern metropolis, saya bersama Rian dan adiknya, Odi, memutuskan untuk menonton sekuel dari film yang dibintangi aktor kesayangan: Bruce Willis.

Seperti biasa, John McClane (Bruce Willis) selalu berada di tempat yang salah dan waktu yang salah. Dimulai dari hal-hal kecil dan sedikit niat baiknya dalam melaksanakan pekerjaan, yang akhirnya terpaksa menyeretnya ke masalah terorisme besar. Di edisi 4.0 ini, McClane sudah naik pangkat menjadi detektif senior, juga kini dia sudah memiliki anak perempuan, Lucy Gennero (yang pada hari itu namanya kembali menjadi Lucy McClane).

Kenapa 4.0? tampaknya di dunia perinternetan dan perkomputeran x.0 (some number point o) sedang ngetrend dengan mewabahnya Web 2.0. Okay, setelah terorisme di gedung kantor istrinya, bandar udara, dan Wall Street banyak melibatkan unsur militer dan terorisme konvensional, kini terorisme yang dihadapi McClane sudah memasuki dunia digital alam maya, the all connected world. Karenanya, di film ini pasti akan ada tokoh yang ahli dalam mengoperasikan komputer dan jaringan. Tersebutlah Matthew Farrell yang diperankan oleh Justin Long. Ya, Justin Long, aktor yang menjadi bintang iklan Apple Macintosh di seri iklan Get A Mac.

Read more...

11 Comments

Listed in Light on Dark

Published on 2007-07-13 09:53:27

adhamsomantrie.com (The Dark Eight version) is listed in Light on Dark. And, also listed in Most Inspired.

Thank you, Mubashar Iqbal.

9 Comments

Nice Weekend

Published on 2007-07-16 07:01:03

Walaupun kamu ga dapet tiket travel dan terpaksa pulang dengan kereta, pun keretamu datang terlambat.
Walaupun kita mesti kecewa dengan hoax mengenai novel Dan Brown itu padahal kita sudah di toko buku.
Walaupun ternyata Transformers (the movie) tidak seseru Die Hard 4.0.
Walaupun kita ga sempet nonton Harry Potter (and the Order of the Phoenix) malam itu.
Walaupun kamu hampir terjatuh di eskalator.
Walaupun akhirnya kita ga bisa mencapai tempat seafood yang kamu maksud.
Walaupun ternyata Indonesia kalah melawan Arab???
Walaupun kita terlambat menyadari bahwa Jl. Ibu Inggit Garnasih itu adalah Ciateul.
Walaupun kita salah bahwa disitu adalah Miyazaki, bukan Hanamasa.
Walaupun ternyata kita sama-sama bingung waktu makan di Hanamasa. (even with manuals and tutorials).
Walaupun ternyata motor Yamaha YZR-M1 dengan nomor 46 itu terjatuh saat lap-lap awal di Sachsenring. (ya.. ya... benar! ga ada hubungannya dengan kamu. hehehe)

Terima kasih, kamu sudah memberikan hari-hari yang cerah di akhir pekan ini.

16 Comments

Perlukah Kompresi?

Published on 2007-07-18 13:00:52

Kompresi, adalah untuk mengurangi ukuran informasi. Baik yang bersifat lossy maupun yang bersifat lossless. Tujuannya tetap untuk menghemat space penyimpanan.

Dengan memampatkan (compressing) informasi, manfaat yang didapat adalah kebutuhan ruang penyimpanannya menjadi lebih kecil dan di jaringan akan semakin cepat ditransmisikan. Namun tentu saja harus ada yang dikorbankan (sebagai trade-off), yaitu komputasi. Kompresi dengan berbagai algoritma tentu saja membutuhkan komputasi untuk proses kompresi dan dekompresi. Yang artinya setiap kita ingin membaca informasi terkompres tersebut, kita harus melakukan dekompresi terlebih dahulu.

Nah, maka dari itu mesti dicari titip optimal untuk kompresi. Yang dapat mereduksi ukuran informasi cukup banyak tapi tidak terlalu membebani prosesor untuk komputasinya. Sederhananya:
1. Kompresi cukup kuat, ukuran file sangat kecil. Maka hanya menyita ruang penyimpanan yang kecil, dan lebih cepat ditransmisikan di jaringan. Namun butuh waktu yang lebih lama untuk mengkompres dan men-dekompres-nya.
2. Kompresi lemah, ukuran file tetap besar, hanya berkurang sedikit. Maka proses kompresi dan dekompresinya lebih cepat. Namun banyak menyita ruang penyimpanan, serta akan semakin lama saat ditransmisikan di jaringan.
3. Pilihan tengah... kompresi tidak terlalu kuat, namun juga tidak terlalu lemah.

Read more...

10 Comments

SMS-to-Speech

Published on 2007-07-21 23:24:35

Ini merupakan hasil riset salah satu senior saya di Workshop Elektro: Mas Didien. Yakni sebuah aplikasi pengeja atau text-to-speech untuk SMS di ponsel.

Kebutuhan perangkat:
- Ponsel dengan sistem operasi Symbian seri 60 2nd edition.
- sisa ruang kosong sekitar 1MB.

Instalasi:
- Dari PC (windows), gunakan aplikasi PC Suite bawaan ponsel untuk menginstall file .sis ke ponsel dari komputer. Atau,
- Kirimkan file instalasi ke ponsel (bisa melalui koneksi bluetooth atau infrared, maupun disalinkan ke kartu memori eksternal), lalu buka file .sis tersebut menggunakan perambah file (file browser/explorer) langsung dari ponsel.

Read more...

9 Comments

Let's Rock!

Published on 2007-07-24 08:15:18

[Reff:]
Let's dance rock together,
get on the dance stage floor,
the party won't start,
if you stand still like that
Let's dance rock together,
let's party and turn off on the light amps...

[#:]
Berdiri semua, di ruang yang redup terbuka, bercahaya bagai kilau
Aku dan yang lain, menikmati semua, irama berderap berdetak kencang
Tak ada gundah, hilang semua penat didada
Lihat DJ rocker memainkan musik, disko headbang dimulai... hai... yeaahhh.....

PS: Beginilah cara untuk merubah sesuatu menjadi lebih baik... hehehe...

10 Comments

Ultimate Canon Rock

Published on 2007-07-25 09:41:10

Canon in D adalah sebuah lagu gubahan Johann Pachelbel. Versi originalnya sendiri sudah sangat melegenda. Joe Satriani pernah membawakan lagu ini dalam versi gitar klasik. Yngwie Malmsteen juga pernah membawakan lagu ini dalam format classic rock dengan gitar elektrik beserta iringan band.

Hingga hadir Canon Rock (in D), yakni lagu Canon Pachelbel yang diaransemen ulang oleh seorang musisi asal Taiwan, Jerry Chang, atau yang lebih dikenal sebagai JerryC. Dimana JerryC juga mempublikasi "versi karaoke" atau versi yang hanya berisi musik latar tanpa gitar utama, sehingga orang lain dapat mencoba memainkan Canon Rock ini dengan gayanya sendiri: Cover Version. Tercatat, funtwo adalah gitaris yang paling populer dalam memainkan lagu ini (bahkan mungkin orang lebih mengenal funtwo daripada JerryC sebagai musisi yang memainkan Canon Rock). Yang perlu diingat, tampaknya YouTube sangat berperan pada fenomena ini. Dan akhirnya seluruh musisi dunia mencoba untuk mempublikasi Canon Rock versi mereka masing-masing. Ya! musisi, tidak terbatas kepada gitaris saja, karena ada juga yang memainkannya dengan biola, piano, atau keyboard untuk leadingnya.

is this the one of the powers of web 2.0?

Read more...

23 Comments

iPhoney

Published on 2007-07-28 09:33:12

iPhoney, bukanlah simulator yang akan mensimulasikan iPhone secara keseluruhan. Hanya sebuah browser yang akan mensimulasikan browser Safari yang ada pada iPhone.

Lalu untuk apa? untuk kalangan umum mungkin aplikasi ini jadi tampak tidak berguna, apalagi hanya tersedia untuk sistem operasi Mac OS X (minimal 10.4.7), bisa jadi aplikasi ini hanya membuat sakit hati orang-orang yang memimpi-mimpikan iPhone. Okay, aplikasi ini sebenarnya dirancang untuk para webdeveloper yang ingin membuat situs yang dikhususkan untuk iPhone, sehingga situs tersebut dapat diakses dengan baik oleh para pengguna iPhone. Karena setelah saya mencoba untuk merambah ke situs-situs normal dengan opsi "zoom to fit", maka tulisan yang ada pada iPhoney menjadi kecil sekali, sehingga sulit dibaca. Tapi ini wajar, karena situs tersebut tidak didesain untuk iPhone, atau belum dioptimasi untuk iPhone. Nah, untuk merancang situs "optimized for iPhone" ini lah dibutuhkan aplikasi iPhoney, jadi developer tidak perlu memiliki iPhone.

Dengan iPhoney, developer juga dapat mencoba widescreen mode (horizontal) iPhone. Memanfaatkan user agentbrowser iPhone, atau mengedit user agent. Serta memiliki beberapa plugin seperti Adobe Flash Player (dengan opsi untuk disable plugins juga, tentunya).

Read more...

5 Comments

Soundrenaline 2007: Cimahi

Published on 2007-07-31 09:10:21

Sounds of Change

Tahun ini saya mengikuti konser masif Soundrenaline 2007 (Cimahi, 29 Juni 2007) bersama rekan-rekan dari kampus. Berangkat dengan menggunakan tiga unit mobil serta beberapa sepeda motor.
STT Telkom goes to Soundrenaline Cimahi.

Mirip dengan kondisi tahun lalu, masih dilengkapi dengan 3 panggung: Talent Stage, simPATI Stage, dan A Mild Stage. Hanya saja layout panggung sedikit berubah: simPATI stage masih tetep di posisinya, sementara A Mild Stage sekarang berada di sebelah kiri panggung dengan orientasi yang sama (bersebelahan). Begitu juga dengan talent stage, sehingga ketiga panggung menghadap ke Utara semua.

Read more...

12 Comments

© 2003 - 2014 Adham Somantrie at Jakarta, Indonesia — the city that never sleep.
Built with Bootstrap, jQuery, FontAwesome, Isotope and Adobe Edge Web Fonts. Made on MacBook Pro.