Are you currently viewing from mobile device? Switch to mobile version!

Adham Somantrie

Digital media communications. MBA student. Techie. Founder of siteo.us. Editor for MakeMac. And also a runner.

hi@adha.ms adhams @adhams @adham adhams Adham Somantrie Adham Somantrie

Tren 2007: Digigit Macan?

Jumat (06/04) kemarin ke apartemennya scammer kita, rencananya cuma mau copy beberapa file. Sesampainya di sana, kena scam deh. Judulnya, nginstall Leopard Beta. Ceritanya tokoh kita ini pengen nyobain Leopard Beta, sudah habis bandwidth untuk mendownload image installer dan sudah terbuang beberapa keping DVD+R DL karena selalu gagal saat dibakar. Hingga akhirnya didapat DVD installer yang bagus, tapi sayangnya tidak bisa dijalankan di MacBook Pro miliknya. Dan sang jagoan kita pun mencoba menginstall Leopard Liar Beta tersebut di PowerBook G4 12" miliknya.

Ternyata DVD tersebut dapat berjalan dengan baik di PowerBook saya. Scam dari tokoh kita pun terus berlanjut, dimana saya sengaja tidak membawa charger karena tidak ingin lama-lama, tapi tokoh kita menawarkan charger "yoyo" untuk sumber daya bagi PowerBoook. Dan instalasi pun diteruskan. Skema harddisk saya terdiri dari 2 partisi: 70GB untuk Mac OS X Tiger dan 5GB untuk openSUSE. Berhubung 5GB tidak cukup untuk instalasi Leopard, dan ruang kosong di partisi Mac OS pun kecil sehingga tidak bisa memilih opsi "archive and install", maka diputuskan untuk memilih opsi "upgrade".

Setelah menunggu proses instalasi yang memakan waktu cukup lama (ya iya lah, dual layer gitu loh!), akhirnya proses instalasi selesai dan komputer mac pun restart. Lalu, boom! keluar animasi pembuka, dan masuk ke layar login. What the heck? semua user di Tiger tidak terdeteksi setelah upgrade ke Leopard. Padahal setelah boot dari DVD installer, dan pake password reset, user (user biasa dan root) terdeteksi. Bah! hancurlah sistemku!

Pesan moral: Jangan upgrade dari Tiger ke Leopard beta, mending install ulang (clean) aja!

Setelah beberapa menit (atau jam?) stress karena rusaknya sistem, Jay yang kebetulan juga lagi main ke apartemen juga lagi sibuk membackup data-data sebelum ikutan instalasi Leopard. Sementara tokoh kita, Adinoto, akhirnya install ulang Tiger di MacBook Pro-nya. Hingga akhirnya aku kembali mencoba untuk menginstall Leopard di partisi 5GB. Cukup? tidak! tapi setelah menggunakan opsi customize dan memilih instalasi minimal (essentials only), akhirnya Leopard mau dikandangkan disitu. Leopard berjalan dengan baik sekarang, tidak mengigit lagi walaupun masih liar. Spaces dapat digunakan, beberapa perbaikan detail pada Finder dan beberapa fitur baru seperti Time Machine tidak dapat saya coba karena keterbatasan harddisk external. Namanya juga masih liar (beta), jadi masih banyak bug di sana-sini dan tidak stabil (hang). Setidaknya sekarang saya punya statement baru: "Saya sudah menginstall Leopard terlebih dahulu sebelum Adinoto menginstallnya", wakakakaka... Oh iya, jangan tanya saya bagaimana mendapatkan installer ini, karena saya sendiri memutuskan untuk tidak menyalin DVD-nya dengan alasan legalitas.

Setelah leopard dapat berjalan dengan baik, akhirnya partisi Mac saya sebelumnya dapat dibackup ke harddisk external. Ya, saya akan mengosongkan partisi itu dan menginstall ulang Tiger. Mbak Mira pun ikutan datang ke apartemen (yang walaupun pada awalnya nyasar ke suite 1919 yang isinya aki-aki, hehehe...), selagi saya stres memikirkan nasib harimau, mereka malah asik-asikan browsing dan menonton DivX (AA Nata juga pusing mikirin keynote yang mo dibawain besok.. tipinya boleh Sony plasma 50 inch bos, tapi kok playernya cina punya? kena scam ama cina ya? wakakak)..

Selagi instalasi Tiger berjalan, kita berempat pun bergerak keluar untuk cari makan. Di RajaRasa, seafood? secara AA Nata adalah penggemar seafood. Itulah hebatnya AA Nata, selagi stress mikirin keynote dan link bandwidth yang drop dari 2Mbps ke 10KBps masih sempet berwisata kuliner. Wakakaka. Setelah berwisata kuliner, kita kembali ke apartemen lalu Mbak Mira pulang duluan. OK, kembali ke leptop masing-masing. AA Nata masih sibuk ngurusin presentasinya, Jay juga asik dengan MacBook-nya, sementara saya sendiri sibuk mengurusi instalasi Tiger dan restorasi data-data dari harddisk eksternal.

Setelah instalasi selesai, file-file pun dikembalikan ke leptop, tapi walaupun data Mail.app sempat dibackup data iCal dan Address Book lupa dibackup. Hayah! Ya sudah, saya pun pulang ke rumah sekitar jam 12 malam dan melakukan instalasi beberapa aplikasi di rumah.

Pesan moral: lebih baik menggunakan fitur Migration Assistant dan membackup profil ke Mac lain. Sehingga mail, calendar, dan address book pun aman. Kalo sekedar file, bisa copy-paste kok.

Keesokan harinya, saatnya para harimau untuk "strikes back" di presentasi "Trend Desktop 2007" yang diadakan oleh Comlabs ITB.

Pagi-pagi udah di-scam duluan ama RI-2 yang menyebabkan kampus ITB dikosongkan dan dikawal oleh serangkaian penjaga dari pihak kepolisian. Oleh karena itu, acara dipindahkan ke Annex - Rektorat ITB.

Saya datang dalam rangka penggembira untuk pihak Mac, yang dalam hal ini, tokoh kita, Adinoto, yang akan memberi presentasi. Dari pihak Mac sendiri cukup banyak penggembiranya: Bos Eep, Jay, Mira, Mas Ruri, Denny dan temannya (lupa namanya, hehehe...). Pertama mulai, bingung, kok kaya gathering komunitas Apple? soalnya di meja laptopnya Apple semua kecuali beberapa pembicara (selain Macnoto tentunya).

Pertama, Adrian Godong, Microsoft Ambassador memberikan presentasinya mengenai sistem operasi terbaru Microsoft tersebut: Microsoft Windows Vista! Berupa fitur-fitur terbarunya dan keamanannya. Yang lucunya, user picture yang digunakan pada Vista-nya adalah logo Apple. Wakakaka...

Kedua, presentasi diberikan oleh komunitas Linux dan id-ubuntu, yang dalam hal ini diwakilkan oleh Andi Sugandi dan Diki. Diki? ya alumni STT Telkom yang ngakunya dulu satu kosan dengan salah seorang yang kini menjadi dosen STT Telkom (yang menjadi dosen pemeriksa proposal TA saya, hehehe). Untung aja Diki gak ngeluarin iBook-nya, malu dong sama anak-anak Apple. Pihak linux memberikan pengenalan dan demo Beryl. Yang juga menggunakan window border (skin) aqua.

Ketiga, presentasi dari pengguna Apple, yang tentu saja diwakilkan oleh AA Nata sang calon walikota. Presentasi berisi pengenalan Mac OS X, sejarah Mac, fitur-fitur Mac OS X Tiger (Spotlight yang dibungkus dengan scam dari gudangbatere.com, smart folder, container folder applications, dan lain-lain), pengenalan Mac OS X Leopard serta demo Parallels Desktop. Beberapa senjata andalan tidak ditampilkan, seperti: demo Leopard, Smackbook (ini sih nara sumbernya yang lupa)...

Di samping itu, hadir juga beberapa orang perwakilan dari Depkominfo. Yang paling menarik, salah seorang diantaranya yang kebetulan duduk di dekat saya ternyata menggunakan PowerBook G4 12". Hayah, di depan ngomongin IGOS Linux tapi di belakang pake PowerBook. Hehehehe...

Keempat, Deny dari tim Klorofil yang memberikan pengenalan dan demo WebOS, Purefect.

Sesi terakhir yakni sesi tanya jawab. Selain pertanyaan yang dilemparkan kepada keempat nara sumber tersebut, juga ada pertanyaan yang ditujukan kepada pihak depkominfo seputar IGOS. Lalu ditutup dengan pembagian door prize berupa Microsoft Windows Vista Home Premium yang jatuh kepihak depkominfo dan ke temannya Denny. Bah, orang Mac kok dikasih Vista? wakakaka... Selain itu, setiap nara sumber juga dibekali masing-masing Microsoft Windows Vista Business Edition. AA Nata cuma ketawa aja... "disuruh cobain BootCamp 1.2 pake Vista nih"...

Total peserta 31 orang yang berasal dari ITB, STT Telkom, komunitas dan perwakilan dari Depkominfo. Juga dihadiri beberapa peserta menggunakan teleconference memanfaatkan jaringan INHERENT.

Setelah itu, kita minus Mbak Mira pergi makan sebelum pulang. Dan di tempat makan, pemilik Vista tersebut (lagi lagi namanya lupa ) bernegosiasi dengan AA Nata untuk menukar Vista tersebut dengan iPod. Wakakaka... Hayo, ada yang mau Vista resmi murah? hubungi AA Nata (08552181888).

Links:
Comic strip di adinoto.org
Comic strip di diki.or.id
Laporan dari id-ubuntu

16 Comments

Published on 2007-04-08 21:50:08. 4082 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Upcoming: Systematic Chaos

Album terbaru dari Dream Theater akan dirilis pada tanggal 5 Juni 2007 (tanggal rilis bervariasi di beberapa negara). Album ini akan diberi judul "Systematic Chaos" dengan listing lagu sebagai berikut:

1. In The Presence of Enemies Pt.1 (9:00)
2. Forsaken (5:36)
3. Constant Motion (6:55)
4. The Dark Eternal Night (8:51)
5. Repentance (10:43)
6. Prophets Of War (6:01)
7. The Ministry of Lost Souls (14:57)
8. In The Presence of Enemies Pt.2 (16:38)

Dan menurut informasi dari situs resmi Dream Theater, mereka akan segera membuat video untuk single terbarunya "Constant Motion".

Selain itu, juga akan dirilis CD edisi khusus yang dibundel bersama DVD yang berisi keseluruhan album dalam format 5.1 surround dan "Chaos in Progress - The Making of Systematic Chaos", dokumentari dengan durasi 90 menit yang diarahkan oleh Mike Portnoy.

Sementara formasi band dalam album ini masih tetap seperti sebelumnya. Mike Portnoy tetap di posisi drummer, John Pettrucci dan John Myung masing-masing sebagai gitaris dan bassis, Jordan Rudess masih mengisi sound dengan keyboard dan perangkat-perangkat elektronik, dan James LaBrie tetap mengisi vokal utama.

Tunggu kehadiran kaset dan CD-nya di toko-toko musik terdekat di kota Anda!

8 Comments

Published on 2007-04-21 10:42:43. 5362 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

SonyEricsson W850i and iSync? Yes, It Works!

SonyEricsson W850i Golden White
There is a problem when connecting SonyEricsson W850i and Macs with Apple iSync. W850i is not supported by iSync yet, even by iSync 2.4 in Mac OS X 10.4.9. Now, I will tell you how I connect W850i with my PowerBook G4 via bluetooth connection.

Preparation. You must have iSync 2.3 or later for this phone. I used Mac OS X 10.4.6 where still have iSync 2.2, so I must upgrade to iSync 2.3. And I have upgraded to 10.4.8 that have iSync 2.3 (I don't know about 10.4.7, because I don't have updater for that version). Then, download the free plugins from iSync Hilfe. Select the right plugins for your phones. In this case, I choose SonyEricsson iSync 2.3 plugin due to its support to W850i.

First, turn off bluetooth connection both in Mac and phone.

If you had already connected the phone with Mac, remove the connection. Open System Preferences, Bluetooth, Devices. Choose the connection, and delete. This step is for getting fresh connection configuration.

Extract the plugin. Then, just drag (or you may copy) the "PhonePlugins" folder to provided shortcut, or you can also drag (or copy) direct to "/Library" folder.

Open "PhonePlugins" folder that have located inside "/Library" folder. Delete all plugins except for your phone. The plugins may not work if you skip this step. So, leave just one plugin that for supporting your phone only.

Turn on bluetooth connection both in Mac and the phone. Then connect the phone, open System Preferences, Bluetooth, Devices, and click "Set Up New Device...". Follow the instruction, and make sure that you have "use phone as modem" option checked.

Okay, that's all. Now, open iSync. Choose "Devices" menu then "Add Device...". You will see that your phone is supported.

If you have another phone model that also not supported (yet) by iSync, you may search for plugin in the iSync-Hilfe website. They have iSync plugins for supporting many phones (and also: universal phone plugin!).

Update 2 November 2007:
Mac OS X Leopard (10.5) have iSync 3.0 that support SonyEricsson W850i natively. Woohh... Horray!

4 Comments

Published on 2007-04-24 07:59:47. 7209 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Menghubungkan SonyEricsson W850i dengan iSync

Note: If you want the English language version of this article, please refer to my previous article: SonyEricsson W850i and iSync? Yes, It Works!.

Pada akhirnya, rencana untuk menukar telepon selular dengan yang kompatibel dengan PowerBook akhirnya kesampaian juga. Pada awalnya saya ingin membeli sebuah "walkman phone" SonyEricsson W810i versi warna putih. Walaupun masih bingung dengan K618i yang ternyata juga diberikan Memory Stick Micro dengan kapasitas 256MB namun sudah mendukung jaringan generasi ketiga (UMTS, 3G). Untungnya (untung?), K618i versi warna putih tidak masuk ke pasar Indonesia (ya, saya sudah konfirmasi langsung ke customer service officer yang ada di gerai SonyEricsson) dan W810i sedang kosong baik yang putih maupun yang hitam. Hingga termakan omongan toko: "kalo mau yang putih, palingan W850i, Mas".

SonyEricsson W850i Golden White
Setelah melihat harga resmi di gerai SonyEricsson (IDR 3.199.000) dan membandingkannya di toko tadi (IDR 2.850.000), akhirnya diputuskan untuk membeli SonyEricsson W850i karena sudah dibundel dengan Memory Stick PRO Duo dengan kapasitas 1GB dan sudah mendukung 3G. Padahal sebenarnya sama saja dengan membeli K618i plus sebuah iPod Shuffle 2nd-generation 1GB (keukeuh pisan cuma mau pake iPod, wakakakaka. Secara iTunes gitu loh!). Tapi ternyata untuk versi "Golden White" dihargai lebih mahal IDR 50.000, alasan penjualnya karena yang putih terbatas persediaannya. Ya sudah, saya tetap memilih yang putih. Biar serasi dengan Mighty Mouse dong!

Tapi dengan resiko: W850i belum didukung oleh iSync secara default. Bahkan oleh iSync 2.4 di Mac OS X 10.4.9. Nah, mari sekarang kita sedikit ngoprek agar W850i dapat digunakan pada iSync dengan menggunakan koneksi bluetooth.

Persiapan. Dalam kasus ini (W850i), kita harus menggunakan iSync 2.3. Sementara saya masih menggunakan Mac OS X 10.4.6 yang memiliki iSync 2.2, maka saya harus melakukan upgrade ke iSync 2.3. Saya mengupdate ke Mac OS X 10.4.8 yang telah memiliki iSync 2.3 (saya kurang tau mengenai 10.4.7, karena saya tidak memiliki updater untuk versi tersebut, makanya saya langsung lompat ke 10.4.8). Lalu download plugin untuk iSync gratis di iSync Hilfe. Pilih plugin yang sesuai dengan ponsel Anda. Dalam kasus ini, saya memilih SonyEricsson iSync 2.3 plugin karena dukungannya terhadap ponsel saya, W850i.

Pertama, matikan fungsi bluetooth pada Macintosh dan pada ponsel Anda.

Jika Anda pernah membuat hubungan antara ponsel dan Mac, maka hapus terlebih dahulu. Buka System Preferences, Bluetooth, Devices. Pilih koneksinya, dan hapus. Langkah ini dilakukan untuk mendapatkan konfigurasi koneksi yang bersih.

Ekstrak plugin yang telah di download. Lalu, tarik (atau Anda dapat menyalinnya jika tidak ingin memindahkannya) folder "PhonePlugins" ke shortcut yang telah disediakan, atau Anda dapat langsung memindahkan (atau menyalin) folder tersebut langsung ke folder "/Library".

Buka folder "PhonePlugins" yang telah berada di dalam folder "/Library" tersebut. Hapus semua plugin yang ada kecuali plugin untuk ponsel Anda. Kemungkinan plugin tidak dapat bekerja jika Anda melewati langkah ini. Maka, sisakan hanya satu plugin yang sesuai dengan ponsel Anda. Dalam kasus ini, saya hanya menyisakan "SEW850.phoneplugin".

Aktifkan kembali koneksi bluetooth di Mac dan ponsel. Lalu hubungkan keduanya: buka System Preferences, Bluetooth, Devices, dan klik tombol "Set Up New Device...". Ikuti instruksinya, dan pastikan bahwa Anda memilih opsi "use phone as modem".

W850i Precious Black
OK. Cukup. Sekarang buka aplikasi iSync. Pilih menu "Devices" lalu "Add Device...". Maka ponsel Anda sudah didukung oleh iSync.

Jika Anda memiliki ponsel jenis lain yang belum didukung oleh iSync, Anda dapat mencari plugin di situs iSync-Hilfe. Situs ini memiliki plugin untuk iSync yang mendukung banyak jenis ponsel (dengan gratis tentunya, bahkan situs ini memiliki plugin universal!)

Tapi saya masih belum terbiasa dengan earphone model in-ear standar Sony (kebiasaan pake earphone konvensional iPod sih).

Update 2 November 2007:
Ternyata Mac OS X Leopard (10.5) sudah dilengkapi dengan iSync 3.0 yang sudah mendukung SonyEricsson W850i. Wah, asyik nih!

15 Comments

Published on 2007-04-24 08:00:34. 7848 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Slank: Lagi Sedih (Slankography: Repackaged Edition)

Sabtu (28/04) kemarin Saya menyempatkan diri untuk berbelanja di sebuah toko musik di Dago. Secara pake walkman gitu loh, masa pake musik bajakan? Ya! Selain masalah gengsi legalitas, adalah percuma jika kita menggunakan perangkat pemutar (penampil, atau apalah itu) berkualitas jika konten informasi yang dimainkan adalah tidak berkualitas (bajakan). Memang tidak semua musik/lagu/film atau apapun materi bajakan berkualitas rendah. Tapi alangkah sulitnya mencari lagu (apalagi lagu lama) dengan kualitas prima, misalnya dengan kompresi MPEG 4 Audio stereo 320kbps ala iPod, atau MP3 CBR 320kbps, atau bahkan Apple Lossless Encoder. Ya, semua memang tergantung prinsip masing-masing (apalagi jika kita berbicara mengenai hal ini di Indonesia, cheers boys..)

Ternyata seri koleksi yang saya cari cukup lengkap di toko tersebut. Saya mencari album keenam Slank, Lagi Sedih. Memang beberapa album lain berisi hits-nya yang lebih nendang, tapi secara keseluruhan menurut pendapat pribadi saya, album ini hampir tidak ada lagu yang tidak ter-memorize di sebelah otak saya (otak kiri apa kanan sih?). OK, bukan itu juga yang akan dibahas. Karena kalau saya berencana untuk me-review album ini mungkin akan basbang secara album ini diluncurkan 10 tahun yang lalu.

Ada beberapa hal yang menarik mengenai Slankography, yakni album "repackage" Slank. Menurut pandangan mata di lapangan, terlihat sebagian besar (semua?) album Slank yang discontinue di-repackage kembali. Ya, saya melihat banyak sekali album Slank disana, termasuk koleksi "the best" yang jumlahnya sudah cukup banyak mengingat umur dari band ini. Album "release" di-repackage (dibungkus) dengan karton berwarna biru, sedangkan album koleksi "the best" berwarna merah. Untuk album yang masih terhitung "up-to-date" belum di-repackage. Bungkus tersebut bergambarkan logo Slank edisi album "Tujuh" (mengingat sebenarnya ada banyak logo Slank) yang dikelilingi oleh daun dan dihiasi bintang dengan desain klasik. Juga tercantum di sana informasi mengenai judul album dan album keberapa. Sementara di sisi belakang, tercantum daftar lagu, sedikit pesan sponsor (yakni, logo Kartu AS), dan footer berisi copyright.

Mungkin program repackage ini adalah hasil kerjasama slank dengan salah satu operator telepon selular di Indonesia, Telkomsel. Karena di dalamnya disisipkan beberapa bonus, yakni: sebuah pick gitar (saya mendapatkan yang berwarna merah), sebuah kartu berisi informasi profil personil (saya "mendapatkan" Kaka Slank) yang ternyata dilengkapi logo sponsor (rokok Star Mild), dan sebuah buklet kecil berisi daftar NSP (Nada Sambung Pribadi, layanan ring-back-tone dari Telkomsel) lagu-lagu Slank. Dan saya belum menemukan petunjuk untuk mendapatkan NSP gratis, secara saya menggunakan operator yang sama, wakakakaka... Harga IDR 35.000, standar layaknya album lokal namun cukup murah dibandingkan beberapa album dari band yang sedang naik daun di Indonesia (dan ber-"label-besar-yang-kamu-tau-sendiri-lah-gimana", hehehe)

Berhubung secara resmi tidak ada daftar lagu yang tertera di albumnya, Slank menulis di sampul album: "Side A dan Side B-nya cari sendiri yaa...", maka saya akan berbaik hati menuliskan judul-judulnya karena saat saya mengimpor (ripping) CD ini menggunakan iTunes ternyata informasi mengenai album ini tampil dengan sendirinya berkat Gracenote CDDB.

1. Tonk Kosong (3:08)
2. Mandi Hujan (2:26)
3. Foto Dalam Dompetmu (5:29)
4. Nggak Perlu (4:04)
5. Just Kidding (0:36)
6. Prakiraan Cuaca (3:17)
7. Anarki diRI (3:30)
8. Kalo Aku Jadi Presiden (2:09)
9. Kampus Depok (4:18)
10. Koepoe Liarkoe (4:14)
11. Josephira (2:16)
12. Nenekku Berang (5:44) * hidden track? tidak ada lirik di sampulnya!
13. Telanjang (4:10)
14. Anak Malam (3:47)
15. Bersama Kita Menangis (3:56)
16. Lorong Hitam (4:10)

8 Comments

Published on 2007-04-29 17:41:21. 11673 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Ads

Archive

2004SeptemberOktoberNovemberDesember

2005JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2006JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2007JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2008JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2009JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2010JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2011JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2012JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2013JanuariFebruariMaretAprilMei

2004 - 2013Full Archive

© 2003 - 2013, Adham Somantrie. Bandung and Jakarta, Indonesia.
Built with Bootstrap. Made on Mac.