Adham Somantrie

Blog. Design. Code. Digital. Brand.
And also a happy runner.

Shoplist

Published on 2006-07-13 00:22:31

Notebook Sleeve/Bag
Ya. Demi keselamatan MacBook dari segala godaan dan rintangan yang menghadang, juga untuk menjaga kemulusan kulitnya, MacBook tidak perlu luluran atau lotion. Cukup lindungi dengan sleeve atau tas yang baik. Mumpung masih baru, jadi segera dilindungi, gitu. Udah pesen sih ama Mas Iwan, sleeve merk Targus buat MacBook 13.3 inch seharga Rp. 200.000,- plus ongkos kirim secukupnya.

1 GB DDR2 SDRAM SO-DIMM
Setelah digunakan selama beberapa minggu, performa MacBook cukup menyenangkan. Intel Core Duo benar-benar bertenaga. Namun untuk beberapa aplikasi "berat", sepertinya masih kewalahan untuk RAM 512MB ini. Saya sendiri adalah orang yang tidak terlalu mementingkan kecepatan dan kekuatan prosesor, namun lebih mementingkan kapasitas RAM. Apalagi aplikasi "berat" seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Macromedia Dreamweaver dan Microsoft Office suite, selain terkenal rakus memori juga masih tersedia dalam versi PowerPC, belum ada versi Universal Binary-nya. Sehingga untuk menjalankannya di mesin Mac-Intel diperlukan emulasi (atau interpretasi) oleh Rosetta. Dimana proses ini memakan lebih banyak resource dan haus akan memori. Apalagi untuk menjalankan Parallels Desktop. Diperlukan minimal 512MB, sedangkan rekomendasinya adalah minimal 1GB. Katanya harganya sekitar USD 125, tampaknya ini perlu ditunda. Selain masih bisa bertahan dengan kondisi sekarang, harganya cukup memberatkan. * Kan tabungan udah abis buat beli MacBooknya.

Sepatu
Sungguh kasihan Adidas Tuscany saya. Sudah sekian lama menjadi single fighter. Tak pernah terbayangkan seandainya saja sepatu itu basah dan tidak dapat digunakan untuk kuliah. Kuliah pake sendal jepit dong? yah, mau gimana lagi. Terpaksa tidak kuliah (padahal sebenarnya emang malas kuliah). Jadi sepertinya cukup layak dipertimbangkan untuk membeli sepasang sepatu sebagai stunt-man. Yah, yang murah meriah aja. Budget maksimal Rp. 200.000,- * Tolong jangan rekomendasikan Nike Plus (Nike + iPod)!

Read more...

19 Comments

Argo Wilis?

Published on 2006-07-22 12:01:00

Untuk perjalanan menuju Jogjakarta, biasanya saya selalu menggunakan sarana transportasi umum, tepatnya kereta api. Pada perjalanan beberapa hari yang lalu, saya juga menggunakan jasa transportasi kereta api, baik dari Bandung menuju Jogja, dan juga sebaliknya.

Dalam memilih kereta, faktor yang pertama diperhatikan adalah waktu keberangkatan dan waktu perjalanan. Saya lebih memilih untuk perjalanan siang, sehingga pilihan yang ada adalah Argo Wilis dan Lodaya Pagi. Argo Wilis berangkat pada pukul 07.00 WIB. Sedangkan Lodaya Pagi berangkat pukul 07.30. Ini untuk keberangkatan dari Bandung menuju Jogja.

Faktor kedua adalah, kenyamanan. Pada kereta Argo Wilis hanya terdapat kelas Eksekutif seharga Rp. 155.000,00. Sedangkan pada kereta Lodaya Pagi terdapat kelas Bisnis seharga Rp. 90.000,00 dan kelas Eksekutif seharga Rp. 150.000,00. Karena faktor cuaca dan suhu, saya tidak akan memilih kelas bisnis. Sehubungan dengan pengalaman saya naik kereta Lodaya Pagi dengan tiket berdiri. Saya tidak terlalu bermasalah dengan kondisi tiket berdiri, yang mana saya duduk di lantai pada sambungan antar gerbong. Ya, hidup memang keras, saya tau itu. Yang tidak bisa saya terima adalah suhu. Secara kelas bisnis tidak dilengkapi degan penyejuk udara, dan saat memasuki daerah Jawa Tengah suhu meningkat tajam diiringi dengan matahari yang semakin perkasa di angkasa.

Read more...

15 Comments

Review: MacBook 1.83 White (MA254LL/A)

Published on 2006-07-28 02:06:06

Dilengkapi dengan 1.83GHz Intel Core Duo (2MB L2 cache, 667MHz system bus), komputer ini cukup powerfull untuk digunakan. Mungkin karena adanya teknologi SpeedStep pada prosesor Intel umumnya, komputer ini sedikit lebih lambat jika berjalan dengan daya dari baterai (tanpa ada daya dari AC adapter). Ini terlihat sewaktu saya melakukan benchmark menggunakan SiSoft Sandra diatas Microsoft Windows XP dengan bantuan Parallels Desktop. Hasil yang didapat sewaktu benchmark menggunakan daya baterai lebih rendah dibandingkan dengan hasil yang didapat sewaktu benchmark menggunakan AC adapter.

Sementara untuk hasil benchmarknya, prosesor ini (Intel T2400) tercatat lebih cepat dari data referensi untuk prosesor yang sama. Benarkan rumor yang mengatakan Windows XP di Mac lebih cepat daripada di PC itu sendiri? Silakan Anda coba sendiri, karena tidak terpikir oleh saya untuk menggunakan Windows di mesin ini.

Karena telah menggunakan arsitektur Intel x86, maka mesin ini juga dapat menjalankan aplikasi bahkan sistem operasi untuk asitektur tersebut, seperti Windows XP, Linux, FreeBSD misalnya. Saya sendiri telah membuktikannya dengan menginstall Windows XP dan FreeBSD 6.1 x86 pada mesin ini dengan Parallels Desktop.

Read more...

24 Comments

© 2003 - 2017 Adham Somantrie at Jakarta, Indonesia — the city that never sleep.
Built with Bootstrap, jQuery, FontAwesome, Isotope and Adobe Edge Web Fonts. Made on MacBook Pro.