Adham Somantrie

Blog. Design. Code. Digital. Brand.
And also a happy runner.

I'm Powered by FreeBSD!

Published on 2006-05-09 15:38:53

Setelah beberapa lama belajar linux, akhirnya tiba saatnya untuk migrasi. Selama hidup, mulai dari masa SMP mencoba install Red Hat 6.0 yang walaupun sukses umurnya cuma beberapa hari, karena belum mengerti linux dan masih sangat ketergantungan Windows (ditambah dengan kurangnya space harddisk, karena waktu itu masih pake Seagate 1GB).

Setelah sekian lama vakum (baca: kapok) dari dunia linux, akhirnya kembali mencoba linux. Distro yang menjadi pilihan kali ini adalah Fedora Core 2 yang juga merupakan versi gratis (community) dari Red Hat Linux. Dan ternyata cukup betah walaupun cuma sesekali dipakai. Dilanjutkan dengan upgrade ke Fedora Core 4, hingga beberapa waktu yang lalu berakhir ke Fedora Core 5.

Setelah beberapa waktu, ternyata di lingkungan Students STT Telkom cuma saya yang menggunakan distro ini. Jadi kurang rame juga nih. Ditambah dengan adanya berita bahwa Fedora Project akan dilepas sehingga tidak disponsori oleh Red Hat lagi, juga dengan beberapa review bahwa Mbak Dora (Mbak Fedora, red) ini selain boros resource juga kurang stabil. Maka timbul wacana untuk beralih ke distro lain.

Read more...

8 Comments

Instalasi PC-BSD

Published on 2006-05-13 14:29:00

Untuk instalasi, tentunya kita mesti punya CD instalasinya. Instalasinya bisa di dapat di situs PC-BSD jika kita tidak mau membeli atau meminjam CD nya. Selain versi CD, juga ada versi VMware Image yang dapat dijalankan dengan VMware Player diatas Windows atau Linux.

Yang akan dibahas di sini adalah instalasi melalui CD. Jika telah selesai mendownload image dan burn ke CD, membeli, atau meminjam, atau bahkan mencuri (sangat tidak disarankan) CD PC-BSD. Kita dapat memulainya sekarang. Jika ingin Dual-Boot dengan Windows (atau Triple Boot dengan Linux, atau bahkan lebih dari 3). Sebelumnya kita harus mempersiapkan pastisi untuk PC-BSD tersebut. Buatlah sebuah partisi Primary, misalnya dengan Partition Magic jika ingin mempartisi harddisk dengan Windows. Yang perlu diingat, sistem BSD tidak memerlukan partisi khusus untuk swap seperti pada Linux, karena sistem BSD mengalokasikan swap-nya pada partisinya sendiri. Dan satu lagi, sistem BSD tidak dapat diletakkan pada partisi Logical, hanya pada Primary.

Sekarang kita dapat memulai instalasi dengan booting menggunakan CD instalasi. Setelah proses boot berhasil dan menampilkan menu boot, tekan tombol Enter untuk memulai instalasi secara grafis.

Read more...

4 Comments

Jendelaku Pecah

Published on 2006-05-20 14:13:34

Setelah lama menganggur, akhirnya Sempron 2200+ ditukar dengan Maxtor 20GB. Hingga akhirnya para penjajah UNIX (PC PSD dan Fedora Core 5) dapat diusir dari tanah suci Windows. Dan akhirnya FreeBSD berhasil mengibarkan bendera kemenangannya di tanah sucinya yang baru.

Pertimbangan ketidakstabilan dan keterlalugampangan PC-BSD, membuatku nekat pindah ke FreeBSD (apalagi dengan adanya dedicated harddisk sebagai tanah suci untuk BSD). Instalasi FreeBSD berjalan lancar dengan tuntunan dari buku FreeBSD Pak Onno dan dokumentasi resmi FreeBSD, akhirnya FreeBSD punyaku dapat digunakan sebagai desktop.

OK. FreeBSD udah beres. Mari pindah ke Windows sejenak. Gak tau sejak kapan mulai terjadi, ternyata Windowsku bermasalah! Padahal Windowsku belum pernah diinstal ulang sejak dari pertama kali beli komputer (udah terlanjur sayang), jadi males ngistal ulang. Masalahnya, Windowsku gak bisa mount USB Flash Disk, kalo sekedar "detect" sih mau. Ada yang salah? gak tau! soalnya di FreeBSD tidak ada masalah dengan USB flashdisk, tinggal mount aja /dev/da0s1 ke /mnt/flashdisk/ beres deh!

Read more...

8 Comments

The Da Vinci Code

Published on 2006-05-23 18:56:49

Senin kemarin (22/05), rame-rame nonton The Da Vinci Code di BSM. Saya sendiri ditemani Indah seperti biasa, juga ada Kak Puri, Teguh, Guntur, Shindy, Widi dan Ani. Serta segerombolan teman sekelas, Andhika, Mel, Firman, dan Yenni. Cukuplah 12 orang untuk turut serta meramaikan Studio 2 BSM 21.

Filmnya sendiri berdurasi sekitar 2 jam 30 menit. Namun rasanya waktu selama itu masih kurang untuk memvisualisasikan novel karya Dan Brown itu. Untuk ceritanya sendiri kurang lebih sama dengan novelnya, hanya saja lebih sederhana. Mungkin untuk memperpendek durasi (yang ternyata, setelah disederhanakan masih saja 2 jam 30 menit).

Yup, ini merupakan cerita fiktif yang berawal dari pembunuhan seorang kurator pada museum nasional Perancis. Yang melibatkan Robert Landon (Tom Hanks) dan Sophie Neveu (Audrey Tautou) sebagai pemeran utama. Cerita ini banyak melibatkan karya-karya nyata di dalam ceritanya, seperti lukisan Monalisa dan Madonna of the Rocks karya Leonardo Da Vinci. Film ini mengisahkan tentang misteri terbunuhnya kurator tersebut. Walaupun ternyata puzzle yang ada di dalam film tersebut tidak seberat pada novelnya, namun cukup membuat para penonton untuk memutar otak saat menontonnya.

Read more...

8 Comments

Aksi Nasional Blogger untuk Jogja

Published on 2006-05-29 15:47:15

AKSI BLOGGER INDONESIA UNTUK JOGJA

Gempa dengan kekuatan 6 SR telah menggoncang Jogjakarta pada tanggal 27 Mei 2006 yang lalu. Hingga saat ini estimasi korban meninggal telah mencapai 5000 orang, belum termasuk ribuan orang luka-luka, dan ribuan rumah rusak.

Akankah kita berdiam diri melihat saudara-saudara kita menangis? Sanggupkah kita makan dan tidur dengan nyaman selagi mereka--saudara kita--kelaparan dan kedinginan?

Read more...

4 Comments

© 2003 - 2017 Adham Somantrie at Jakarta, Indonesia — the city that never sleep.
Built with Bootstrap, jQuery, FontAwesome, Isotope and Adobe Edge Web Fonts. Made on MacBook Pro.