Are you currently viewing from mobile device? Switch to mobile version!

Adham Somantrie

Digital media communications. MBA student. Techie. Founder of siteo.us. Editor for MakeMac. And also a runner.

hi@adha.ms adhams @adhams @adham adhams Adham Somantrie Adham Somantrie

Wasting Time

Jika orang yang deket dengan komputer lagi gak ada kerjaan, biasanya maen game untuk menghabiskan waktu. Kalo ada koneksi, palingan juga browsing ama chatting. Kalo aku sendiri biasanya banyak menghabiskan waktu di depan komputer untuk browsing. Biasanya sih maen ke sini buat ngecek berita, atau sekedar ngecek RSS Feeds sebagai pengganti blogwalking. Kalo dulu sih, aku termasuk penggila game. Bisa dibilang game-game populer jaman itu pernah aku maenin. Dan hampir semua game yang pernah aku maenin pasti aku punya cheat codes ataupun trainer-nya. Yah, master of cheats juga sih.

Jadi inget masa-masa SMP dulu (1996-1999), pulang sekolah pasti langsung nongkrong di depan monitor GTC 14 inch. Ditemani prosesor kesayangan Pentium 100MHz yang 'rela dipaksa' untuk berjalan di 133MHz (betapa serunya overclocking pada masa itu), dan bermodalkan harddisk yang cuma 1GB, hampir game-game populer pada masa itu pernah menempati harddisk nan sempit itu. Sampe-sampe, karena sempitnya, setiap mau install game baru mesti delete dulu game yang udah 'duluan mampir'.

Untungnya komputer itu juga turut berkembang mengikuti perkembangan jaman (yang lagi tren kan 3D gaming waktu itu). Sehingga gak terlalu masalah untuk mengikuti spesifikasi minimum dari game-game tersebut. Dari Pentium 100Mhz sampai ke AMD K6-2 266Mhz.Dari SiS 6202/1MB, S3 Trio3D/4MB, Voodoo Rush/4MB, i740/8MB, sampai Voodoo3/16MB pernah kusiksa untuk bekerja keras agar bisa menampilkan kualitas grafik 3 dimensi yang cukup fantastis (pada jaman itu). Ya, waktu itu perkembangan hardware terutama prosesor dan kartu grafik 3D masih mulai merangkak (mungkin inilah alasan kenapa overclocking menjadi trend saat itu).

Namun kini, entah mengapa keinginan untuk gaming itu hampir hilang. Apalagi untuk memainkan game dengan grafik 3 dimensi. Mungkin karena harga kartu grafis yang gila-gilaan (jaman dulu, modal sejuta aja udah bisa dapet kartu grafik paling bagus buat game). Juga mungkin karena harga prosesor yang juga gila-gilaan (ingat! dari tadi kita sedang membicarakan produk hi-end!).

Secara game yang saat ini sedang menempati cluster-cluster di dalam harddisk aku adalah Colin McRae Rally 2005 dan Need for Speed Underground 2 (GTA San Andreas akan segera menyusul), dan ternyata sekarang yang jadi 'game of the day' di komputer aku adalah 'Same GNOME' yang ada di Fedora-ku. Dimana Radeon 9550 punyaku gak pernah kerja keras selain menjalankan 2 game balap itu. Apa mungkin ini tanda-tanda untuk menjadi 'geek'? oh tidak! jangan sampai aku memainkan 'pong' (yang menjadi trademark bagi hacker di setiap film). Ah, ambil positifnya aja, secara gak langsung kan aku jadi lebih sering hidup dengan Linux... hehehe...

8 Comments

Published on 2005-08-03 18:48:57. 3386 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Google vs Yahoo!

Tampaknya perang antara Google dan Yahoo! akan semakin memanas dengan adanya Google Talk. Perang dimulai ketika Google menyediakan layanan pencarian (search engine) dan akhirnya menjadi search engine terpopuler saat ini. Sebagai search engine, google sukses dengan tampilannya yang sangat sederhana disamping menyediakan berbagai pilihan bahasa (bahkan bahasa Jawa dan bahasa Sunda tersedia!)

Dan perang memanas ketika Google memulai layanan email gratisnya, gmail, yang saat itu langsung memberikan space 1000MB. Dimana pada saat yang sama, Yahoo!Mail hanya menawarkan kapasitas ruang penyimpanan email kurang lebih sekitar 10MB untuk account biasa (gratis). Yang akhirnya Yahoo!Mail meningkatkan kapasitasnya menjadi 100MB. Cukup? Tidak! Perang terus berlanjut sampai akhirnya Yahoo!Mail memberikan kapasitas 1GB dan Gmail berhasil menawarkan kapasitas lebih dari 2GB. Walaupun sampai saat ini gmail masih berstatus beta dan hanya bisa diakses dengan 'by invitation' namun sudah mendapatkan respon pasar yang sangat baik. Tapi apakah gmail masih bermasalah dengan browser Opera?

Google menawarkan produk yang bisa menjadi alternatif dari layanan Yahoo! disamping email dan search engine, misalnya GoogleGroups yang menjadi konpetitor langsung dari Yahoo!Groups. Ada blogger.com yang secara tidak langsung (bisa dikatakan) menjadi pesaing geocities untuk website bagi newbie. Froogle yang mengancam Yahoo!Shop. Juga beberapa layanan lainnya. Dan akhirnya Google memasuki dunia perang Instant Messenger dengan meluncurkan Google Talk.

Sementara aku sendiri baru beberapa jam yang lalu menginstal Google Talk, dan belum mencobanya karena tidak ada orang yang bisa diajak sebagai 'lawan bicara' untuk test drive Google Talk ini. Tapi yang pasti ini bisa membuat Yahoo! cukup 'panas', karena sama-sama menawarkan solusi VoIP yang terintegrasi dengan IM. Selama beberapa menit yang lalu dalam mencoba program ini, komputer aku sering hang, apa mungkin karena dijalankan berbarengan dengan Yahoo! Messenger secara keduanya masih beta? Belum sempat menganalisa dan tracing, nginstal juga baru beberapa menit yang lalu!

8 Comments

Published on 2005-08-26 21:45:19. 3198 views.
Tagged in:

Siteous & Share Printer Friendly Version Download as PDF

Ads

Archive

2004SeptemberOktoberNovemberDesember

2005JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2006JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2007JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2008JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2009JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2010JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2011JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2012JanuariFebruariMaretAprilMeiJuniJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember

2013JanuariFebruariMaretAprilMei

2004 - 2013Full Archive

© 2003 - 2013, Adham Somantrie. Bandung and Jakarta, Indonesia.
Built with Bootstrap. Made on Mac.